BPJS Cabang Meulaboh Tuntaskan Kekosongan Obat-Obatan di Rumah Sakit

oleh -8 views
Sekretaris Daerah Abdya Drs Ramli Bahar saat membuka acara sosialisasi Pelayanan Rujukan Sistem Pembayaran Serta Formularium Nasional(Fornas) tahun 2016 di arena motel blangpidie.

Reporter: Nazli Md.

Blangpidie-Abdya, Senin 29/08/2016 (suaraindonesia-news.com) – Terkait dengan kekosongan Obat-obatan di sejumlah Rumah sakit di kabupaten/kota, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Melaboh menggelar sosialisasi Pelayanan Rujukan Sistem Pembayaran Serta Formularium Nasional (Fornas) tahun 2016 kegiatan tersebut berlangsug di Auala arena Motel Blangpdie Abdya, Senin (29/8).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh Dr Neni Fajar dalam laporan kepanitiaannya mengatakan, banyak temuan permasalahan yang didapati akhir-akhir ini terutama di ruang lingkup rumah sakit seperti fasilitas kesehatan dan kekosongan Obat-obatan yang menjadi kebutuhan masyarakat untuk memperoleh kesehatan yang maksimal, melalui sosialisasi ini kita harapkan permasalahan tersebut dapat terdeteksi bersama.

“Kekosongan obat-obatan dan fasilitas kesehatan melalui sosialisasi ini kita sama-sama menyelasaikan persoalan tersebut,” sebut Neni.

Sementara itu Bupati Abdya Ir. Jufri Hasanuddin MM melalui Sekretaris Daerah Drs Ramli Bahar dalam sambutannya mengatakan, kita berharap kegiatan ini akan terlaksana dengan baik dan mencapai hasil yang positif sebagai mana yang kita harap bersama, Bpjs merupakan suatu lembaga yang di bentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial di Indonesia sesuai dengan UU No 40 tahun  2004 dan UU no 24 tahun 2011.

“Jaminan Kesehatan secara universal ini di mulai secara bertahap pada tahun 2014 dan pada tahun 2019, kita berharap kepada seluruh warga Indonesia sudah harus memiliki jaminan kesehatan,’’ harapnya.

Selain itu, Ramli Bahar meminta dalam proses pelaksanaan Bpjs tentunya tidak dapat di hindarkan dari berbagai hambatan dan permasalahan, dan yang perlu menjadi perhatian bukan hanya dari pekerja BPJS namun juga dari stakeholder.

Sebelum mengakhiri sambutan Ramli menghimbau kepada seluruh pejabat Rumah sakit untuk menjaga ketertiban dan keamanan terutama menyangkut kebersihan seperti halnya melarang tegas bagi perokok di area Rumah sakit, tentu ini perlu kerja sama yang baik semua pihak.

Pantauan awak media Peserta Sosialisasi  ini turut di hadiri perwakilan direktur RSUD dari lima kabupaten Kota diantaranya, Aceh Jaya, Melaboh, Nagan Raya, Abdya, dan Seumelu, dan pemateri dari  LKPP Pusat Muji Santoso dan BPKP Aceh, SKPK dijajaran Pemkab abdya serta undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *