Sosial Budaya

BPCB Kekurangan Juru Kunci Situs Purbakala

43
×

BPCB Kekurangan Juru Kunci Situs Purbakala

Sebarkan artikel ini
P4241350
Para juru pelihara situs purbakala di bawah naungan BPCB yang akan memasuki masa pensiun

Reporter : Adi Wiyono

Kota Batu, suaraindonesia-news.com – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB)  Mojokerto  wilayah kerja Jawa Timur untuk Malang Raya saat ini kekurangan juru kunci atau juru pelihara (Juper) situs purbakala di wilayah Malang Raya,  sebanyak 19 candi  hanya  terdapat 8 candi  yang ada juru peliharanya. Itupun masih kekurangan  juru pelihara.

Suryadi   salah satu juru pelihara situs purbakala di Malang Raya saat ditemui, Minggu (24/4/2015) di Taman rekreasi selecta kota Batu mengatakan  BPCB untuk Mlang raya sekarang ini kekurangan penjaga   situs purbakala delapan lokasi.

“Kekurangan tenaga atau juru pelihara itu  selain  factor purna tugas atau pensiun juga  karena  penjaga di situs purbakala itu jumlahnya sangat tidak ideal atau kurang memadahi  di delapan lokasi,” kata Suryadi.

Lelaki yang akan memasuki pensiun pada bulan Desember 2016 ini menyebut ada delapan candi di Malang raya ini kekurangan juru pelihara,  diantaranya  candi Singosari, candi jago, candi badut,  candi songgoriti, candi kidal  dan candi sumber awan.

“Juru pelihara di candi singosari, misalnya itu hanya dijaga oleh lima orang, padahal edealnya itu dijaga 8 orang, sementara di candi badut  hanya dijaga tiga orang yang mestinya harus dijaga enam orang. Ini mengingat luas areal dan tanggung jawabnya,” kata dia.

Dengan penambahan  tenaga  itu diharapakan  dapat  menjaga dan merawat agar kondisi Cagar Budaya tetap lestari dengan penambahan juru pelihara, kata dia  mereka bisa melakukan pengawasan dan pemeliharaan  secara maksimal.

Oleh sebab itu dengan penambahan tenaga baru itu menurut dia, mereka selain melakukan pemeliharaan ditempat tugas, mereka juga bisa melakukan perawatan dan pemeliharaan di  11  dari 19 situs purbakala di Malang raya  yang selama ini terkesan tidak  rawat.

Sedang Hariyoto Koordinator  BPCB Malang raya mengatakan penambahan Juru pelihara itu bisa diambilkan dari PNS maupun Tenaga honorer, asal juru pelihara itu memiliki kemampuan yang memadahi.

Juru pelihara yang dimaksud itu kata Hariyoto, harus  benar-benar bisa merawat secara baik, selain itu mereka nantinya bisa menjelaskan ketika pengunjung datag ke situs purbakala menanyakan terkait situs yang dikunjungi tersebut.

“Istilahnya bisa menjadi guide atau menjelaskan asal usul peningggalan candi tersebut, maka dari itu orang yang nantinya menjaga situs purbakala itu  dituntut SDM nya yang tinggi” Kata Hariyoto yang juga menjadi juru pelihara jandi Songgoriti  Kota Batu.