BNNK OKI Beri Edukasi Mekanisme Rehabilitasi Pecandu Narkoba

Kompol H.Dwi Handoko buka sosialisasi program reahabilitasi dan pasca rehabilitasi di RM Abadola.

OGAN KOMERING ILIR, Kamis (21/11/2019) suaraindonesia-news.com – Masih Tingginya data jumlah orang yang meninggal akibat dampak dari penyalahgunaan narkotika di Indonesia kian mengkhawatirkan. Untuk itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berikan edukasi mekanisme Rehabilitasi Pecandu Narkoba kepada masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BNN Kabupaten OKI Kompol H Dwi Handoko, SH, MH mengatakan, Guna menangkal penyalahgunaan Narkoba dilingkungan masyarakat, Salah satu langkah yang paling konkret adalah dengan menggencarkan kegiatan penyuluhan bahaya Narkoba dengan melibatkan Stakeholder di Kabupaten OKI.

“Pecandu narkotika dan korban penyalah gunaan narkoba wajib direhabilitasi medis dan sosial,” ungkap Kompol Dwi Handoko dihadapan peserta sosialisasi program rehabilitasi dan pasca rehabilitasi dalam upaya terselenggaranya rehabilitasi berbasis masyarakat untuk penanggulangan penyalah gunaan narkoba. Bertempat di RM Abadola, Kamis (21/11).

Kegiatan diikuti sekitar 25 orang peserta yang berasal dari Perwakilan MUI, Dinas Sosial Kabupaten OKI, dan Perwakilan SMP/SMA se Kecamatan Kayu Agung .

Kompol Dwi Handoko menambahkan, masih minimnya pengetahuan tentang program rehabilitasi, membuat masih banyaknya orang awam yang tidak tahu harus melakukan apa atau berbuat apa apabila ada anak atau saudaranya yang telah menjadi korban atau pecandu narkoba.

“Sosialisasi ini digelar memang untuk mendukung optimalisasi program rehabilitasi bagi pecandu/korban penyalahgunaan narkoba khususnya di Wilayah Kabupaten OKI,” ujarnya.

Drs. H Ahmad Bustari, Kabid Rehabilitasi BNN Provinsi Sumatera Selatan mengungkapkan, sasaran rehabilitasi dalam program rehabilitasi penyalahguna narkotika antara lain penyalahguna narkotika, keluarga penyalahguna narkotika dan orang terdekatnya.

Dalam melaksanakan tugasnya Tim Rehabilitasi BNN siap melakukan penjangkauan terhadap penyalahguna dan keluarganya.

‚ÄúDalam prosesnya para penyalahguna akan mendapatkan rehabilitasi berkelanjutan yang terdiri dari rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial dan pasca rehabilitasi. Dengan menjalani proses rehabilitasi. Selanjutnya diberi ketrampilan sesuai minat dan bakat dan diharapkan para penyalahguna narkotika dapat hidup normal, mandiri dan produktif,” ungkapnya.

Reporter : Firman
Editorial : Amin
Publisher : Oca


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here