Blusukan, Bupati Slamet Junaidi, Temui Nenek Renta Sakit Puluhan Tahun

oleh -127 views
Foto : Blusukan. Bupati Sampang Slamet Junaidi, temui nenek renta yg sakit puluhan tahun. (Foto: Nora/SI).

SAMPANG, Senin (4/5/2020) suaraindonesia-news.com – Blusukan yang dilakukan Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, ke pelosok desa dan dusun, perlu diacungi jempol. Sebab, blusukan Itu, membantu dan menyalurkan secara langsung bantuan paket sembako, pada masyarakatnya di saat pandemi Covid-19. Bahkan, mengetahui dan berkomunikasi langsung dengan masyarakatnya dibawah, yang lagi kesusahan dan kesakitan.

Seperti saat blusukan bersama Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo, S.I.K dan Dandim 0828/Sampang Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum SE M.Si, Sabtu (02/05/2020), ke rumah warganya Nenek Nur Hayati (80), yang sakit puluhan tahun di Desa Banjar Tabulu Kecamatan Camplong, Sampang.

Nenek Nur Hayati (80), yang sudah renta, sedang sakit puluhan tahun tidak sembuh. Mirisnya lagi, nenek renta ini tinggal bersama anaknya di rumah yang tidak layak huni. Spontan, hatinya terenyuh dan mengajak Forkopimda Sampang, untuk menyantuninya. Bupati Slamat Junaidi, langsung menginstruksikan agar mendapat bantuan PKH dan BPNT, pada kades setempat.

“Pak Pj Kades, tolong ini segera diajukan untuk mendapatkan bantuan RTLH ke Dinas Sosial, seharusnya warga dengan kategori seperti ini yang berhak mendapatkan bantuan. Karena kondisinya sangat membutuhkan,” terang, Slamet Junaidi. Minggu (3/5).

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo S.I.K bahwa pihaknya melakukan blusukan itu guna melihat kondisi riil masyarakat yang kurang mampu di pelosok desa.

Pihaknya berkomitmen untuk bersinergi bersama, antara Forkopimda dengan pemerintahan di desa, untuk selalu melakukan kontroling kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ini menjadi bukti, jika masih ada masyarakat Sampang, yang kekurangan dan membutuhkan bantuan pemerintah, kedepan satu persatu akan kita akomodir, agar mendapatkan bantuan,” ucapnya.

Usai mengunjungi Nenek Nurhayati, rombongan Forkopimda, kemudian mengakhiri blusukan di bulan Ramadhan, dengan memberikan santunan kepada Hafidzah Penghafal Al-Qur’an Tunanetra di Desa setempat.

Reporter : Nora/Luk
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *