Blora Siap Dukung Target Produksi Minyak Nasional 1 Juta Barel, Data Sumur Rakyat Segera Diinventarisasi - Suara Indonesia
BeritaPemerintahan

Blora Siap Dukung Target Produksi Minyak Nasional 1 Juta Barel, Data Sumur Rakyat Segera Diinventarisasi

×

Blora Siap Dukung Target Produksi Minyak Nasional 1 Juta Barel, Data Sumur Rakyat Segera Diinventarisasi

Sebarkan artikel ini
IMG 20250712 143839
FOTO: Bupati Blora, H. Arief Rohman. (Foto: Nurul/SI).

BLORA, Sabtu (12/7) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Blora menyatakan komitmennya untuk mendukung target produksi minyak nasional sebesar 1 juta barel per hari. Hal ini disampaikan Bupati Blora, H. Arief Rohman, setelah mengikuti pertemuan dengan sejumlah kepala daerah penghasil minyak dan gas bumi (migas) dari 88 kabupaten/kota se-Indonesia.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Gubernur Jambi dan membahas sejumlah isu strategis, antara lain dana bagi hasil (DBH) migas, partisipasi daerah dalam pengelolaan migas, serta implementasi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 14 Tahun 2018 tentang sumur minyak masyarakat.

“Intinya, kami sebagai daerah penghasil diminta oleh pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian ESDM, untuk membantu menaikkan listing potensi-potensi yang dimiliki agar target 1 juta barel bisa tercapai. Kami menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi daerah demi mencapai target yang dicanangkan Presiden,” kata Bupati Arief Rohman.

Sebagai langkah tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Blora saat ini tengah melakukan inventarisasi sumur-sumur minyak masyarakat yang tersebar di wilayah setempat.

“Infonya ada ribuan, tapi belum fix. Nanti akan kita data dan kita ajukan,” ujar Bupati.

Menurutnya, pengajuan sumur-sumur rakyat ini akan dilakukan melalui dua model, yaitu koperasi atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Setelah data terkumpul, usulan akan disampaikan kepada Menteri ESDM untuk kemudian disupervisi oleh SKK Migas terkait aspek lingkungan operasional. Proses selanjutnya akan dikoordinasikan melalui Gubernur sebelum akhirnya disampaikan kembali ke Kementerian ESDM.

Langkah tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Blora dalam berkontribusi pada pencapaian target energi nasional, sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal untuk kesejahteraan masyarakat.