SURABAYA, Suara Indonesia-News.Com – Momen Pilkada Serentak menjadi pekerjaan rumah baru bagi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jatim. Pasalnya momen ini juga menyangkut akan pembangunan manusia ditangan kepemimpinan baru.
Dalam momen Pilkada ini, BKKBN Perwakilan Jatim akan turut serta dalam menilai calon pemimpin daerah, karena nantinya akan ada semacam review soal pengembangan SDM saat proses kampanye para pasangan calon saat menyampaikan isi dan misi program. Hal ini dilakukan BKKBN karena masih minimnya peran kepala daerah dalam program penekanan jumlah penduduk.
Pasalnya, jika calon pemimpin dan pemimpin incumbent tidak bisa meneruskan program SDM didaerahnya ini dikhawatirkan akan terjadi pertumbuhan manusia yang membludak, dan berdampak pada meningkatnya angka pengangguran di Jawa Timur.
Dwi Listyawardani, kepala perwakilan BKKBN Jawa Timur. menegaskan Intinya BKKBN ingin seluruh calon kepala daerah memiliki kepedulian terhadap program pembangunan manusia secara umum dan secara khusus program tentang pemecahan kependudukan, KB maupun pembangunan keluarga,
Ditambahkan pula tidak hanya kekhawatiran akan mebludaknya jumlah penduduk Jawa Timur yang berdampak akan perkembangan perekonomian di Jatim. Namun jika nantinya pemerintah daerah dan pemerintah kabupaten/kota tidak bisa meneruskan program ini.
Seiring meningkatnya jumlah penduduk, tren perilaku negatif seperti kekerasan dan seks bebas di kalangan remaja juga menjadi ketakutan tersendiri.(Adhi).












