KOTA BOGOR, Selasa (10/05/2022) suaraindonesia-news.com – Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian Republik Indonesia bersama dengan Anggota Komisi IV DPR RI menyelenggarakan Bimtek di salah satu Hotel di Kota Bogor, Selasa (10/05/2022). Tema dari Bimtek tersebut adalah Peternakan Terpadu Sebagai Solusi Ekonomi Masyarakat.
Selain anggota Komisi IV DPR RI, Budhy Setiawan, kegiatan ini diikuti oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Bogor, Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan (BBPMSOH), Ketua DPD Golkar Kota Bogor Rusli Prihatevy dan para pengurus Golkar Kota Bogor.
Di selah selah acara, Kepala Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan (BBPMSOH), drh Maidaswar M.Si menyampaikan, peternakan terpadu sebagai solusi ekonomi masyarakat.
Menurutnya, pangan adalah suatu hal yang penting bagi sebuah bangsa sebagaimana bung Karno menyampaikan, pangan hidup matinya sebuah bangsa.
Pasca Pandemi Covid-19 kata drh Maidaswar, banyak negara di dunia mengalami kontraksi ekonomi termasuk juga Indonesia yang harus terus mengamankan 273 juta penduduknya, termasuk pangan yang berasal dari protein hewani, susu dan telur.
“Kita dorong untuk memproduksi pangan secara nasional baik itu skala industri perusahaan skala menengah maupun skala kelompok dan rumah tangga,” ungkapnya.
Contohnya kata drh Maidaswar adalah pengembangan pangan lestari, pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal dengan menanam tanaman sayuran-sayuran, ikan-ikanan dan peternak kelinci, ayam atau bebek bisa dilakukan untuk memenuhi pangan keluarga sehingga kebutuhan pangan itu sedikit banyaknya bisa dipenuhi oleh hasil rumah tangga sendiri.
Ditempat yang sama, Kepala DKPP Kota Bogor, Anas S Rasmana menyampaikan capkan terima kasihnya kepada Kementerian Pertanian dalam hal ini Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan (BBPMSOH) yang telah menyelenggarakan workshop berupa Bimtek dengan tujuannya untuk menciptakan bagaimana membuat peternakan terpadu sebagai solusi ekonomi masyarakat.
Peternakan terpadu sendiri kata Anas adalah mulai dari ternaknya, pakannya sampai dengan tempat pemotongannya di lokasi yang sama
“Yang sudah direncanakan untuk peternakan terpadu sekarang ini di RPH Bubulak, di sanakan lahannya luas, mulai dari ternaknya, lahan penanaman pangannya juga cukup, di RPH Bubulak aman, dokter hewannya juga ada,” Pungkasnya.
Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Redaksi
Publisher : Ipul