Biaya Makan Pengungsi Syiah Telan 2 Milyar Lebih

Suara Indonesia-News.Com, Sampang–Terhitung selama pasca kericuhan, warga Syiah asal Dusun Nangkernang Desa Karang Gayam Kecamatan Omben dan Dusun Gading Laok Desa Blu’uran Kecamatan Karang Penang yang di ungsikan ke Gelora Olah Raga (GOR) Kabupaten Sampang semenjak 26 Angustus 2012 lalu, hingga di pindah ke Rumah Susun (Rusun) Jemondo Sidoarjo telah menyedot angaran pemerintah khusus untuk konsumsi sebesar Rp.2.527,740,000.

Sesuai data yang berhasil dirangkum  melalui kantor Dinas Sosial, Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Dinsosnakertras) Kabupaten Sampang jika para pengungsi semenjak masuk ke GOR sudah dijatah makan perorang sebesar Rp.7.500 satu kali makan dengan akumulasi satu bulan perkepala sebesar Rp.697.500.

” Untuk para pengungsi syiah saat di Sampang sudah di jatah sekali makan Rp.7500, sedangkan satu hari makan tiga kali. Sedangkan saat di GOR terhitung hanya 10 bulan, kemudian di pindah ke Sidoarjo semenjak hari Minggu 26 Angustus 2012 sampai sekarang,” terang Syamsul Hidayat Kabid Sosial Dinsosnakertran Sampang, kemarin.

Lajut Dayat, data jumlah pengungsi Syiah Sampang yang saat ini di Sidoarjo adalah 65 KK dan 151 jiwa. Akan tetapi data tersebut bisa berubah saat musim liburan sekolah. Sebab, para pengungsi yang belajar atau yang bekerja di luar, bisa kembali bersama keluarganya dipanampungan.

“Saat pindah dari GOR masalah konsumsi sudah menjadi tanggung jawab Biro Kesra Jatim, dan pada saat itu jumlahnya 151 jiwa,” imbuhnya.

Masih kata Dayat, nilai biaya konsumsi sebesar Rp.2,5 M tersebut terhitung dari GOR hingga di Rusun Sidoarjo saat ini.

“Kalau di hitung pemerintah daerah dan Pemprov membiayai konsumsi pengungsi Syiah selama 2 tahun,” tandasnya.

Sementara saat disingung adakah rencana pemulangan pengungsi Syiah, Dayat tidak bisa berkomentar banyak karena saat ini Pengungsi Syiah menjadi tangung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Timur.”Kita sudah lepas mas, yang menanggani adalah Pemprov,” pungkasnya. (nor/luk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here