Bhayangkari Cabang Pamekasan Bersama ADRI Berkunjung ke Pesantren Modern Al-Qadariyah

oleh -61 views
Keluarga besar AlQadariyah bersama bunda Kapolres Pamekasan, Kapolsek Pakong dan Rektor STIE Fatahillah Surabaya. Sabtu (2/11/2019).

PAMEKASAN, Minggu (03/11/2019) suaraindonesia-news.com – Rombongan Bhayangkari Cabang Pamekasan, Madura, Jawa Timur, bersama Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia berkunjung Ke Ponpes Modern Al Qadariyah dalam rangka Penguatan Sumber daya manusia, Sabtu (2/11).

Hadir dalam acara tersebut ketua bhayangkari kabupaten Pamekasan, Rena teguh Wibowo beserta pengurus, Kapolsek Pakong bersama keluarga dan pengurus Bhayangkari Kecamatan Pakong, Rektor STIE Fatahillah Surabaya sekaligus anggota ADRI Pusat Mohammad Aly Umar SE, SH, MH, M.Kes, Kepala Desa Seddur Akhmad Subki Suwiro beserta BPD dan Perangkat Desa lainnya.

Setibanya di sana, istri Kapolres Pamekasan ibunda Rena langsung diterima pimpinan pondok pesantren AlQadariyah K. Qadar Maufirah. Dan disambut dengan salam hangat para ustad/dhah beserta santri dan wali santri.

Setelah beberapa menit, acara digelar, santri di soal dengan pertanyaan seputar ilmu pengetahuan, diajak bernyanyi dan mengaji serta acara resmi dimulai.

“Kami senang dan berterima kasih Bhayangkari dan ADRI berkenan ke sini,” kata kyai melalui pengeras suara.

Pada saat bersamaan, kyai mempersilakan istri kapolres memberi sedikit nasihat kepada para santri dan wali. Ada sekitar puluhan santri yang berkumpul di sana, santri dibagian kursi depan, dan wali santri dibagian belakang.

Kapolres Pamekasan bersama istri, Rena Teguh Wibowi.

“Jadi, ini semata-mata anugerah yang tiada tara bagi kami dalam rangka silaturahim yang mungkin terakhir kalinya kepondok pesantren di Pamekasan, terlebih dalam waktu dekat bapak kapolres akan segera dimutasi ke polda metro,” kata Rena.

Beliau berpesan, agar anak anak bisa menjadikan jalan surga bagi kedua orangtuanya.

“Selain harus jadi lebih baik secara keilmuan dan akademis, juga harus membangun karakter dan akhlak yang baik agar menjadi generasi muda yang tangguh,” tutur Rena.

Sementara Rektor STIE Fatahillah Surabaya Mohammad Aly Umar, beliau berharap Pondok Pesantren (Ponpes) Al Qadar di Kabupaten Pamekasan dapat melahirkan SDM yang berakhlak, berkarakter, dan kompeten.

“Semoga lembaga ini mampu membekali karakter, softskill, sekaligus membekali keterampilan kepada lulusan pesantren,” kata Umar dalam sambutannya.

Menurutnya, dalam lima tahun kedepan, ADRI akan fokus dalam pembangunan SDM. Pesantren, kata Umar, merupakan salah satu upaya praktisi pendidikan mendekatkan akses pelatihan vokasi kepada masyarakat.

“Agar daya saing anak muda kita di pasar kerja semakin diperhitungkan, serta membekali keterampilan dan Sains,” jelasnya.

Umar menjelaskan, pembangunan Sains yang dimulai dari usia dini melalui pesantren Al Qadariyah dilatari oleh budaya pesantren itu sendiri.

Santri pada zaman dulu, jelas Umar, tidak hanya menimba ilmu kepada kyai saja. Santri juga menjadi lokomotif pembaharuan sains dan tekhnologi sebagaimana komitmen pengasuh pesantren dalam menciptakan gedung sains Pamekasan bersama pembina OSN Nasional, Purwedi bambang rusdianto di ponpes Al Qadariyah ini.

Menurutnya, program ini dapat membantu menciptakan SDM yang berakhlak dan terampil dan bermutu, oleh karenanya ADRI berkomitmen mendukung kegiatan penguatan SDM Al Qadariyah dengan menyediakan beasiswa gratis S1 bagi ustad/dhah yang berkenan tahun ini bisa 12 orang.

Reporter : May
Editor : Amin
Publisher : Marisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *