Bersama Kadistan Jatim, Wabup Pamekasan Panen Kacang Tanah di Desa Campor

oleh -41 views
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur, Ir. Hadi Sulistyo bersama Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e ketika lakukan panen kacang tanah di Desa Campor, Kecamatan Proppo.

PAMEKASAN, Selasa (07/07/2020) sùaraindonèsia-news.com – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur, Ir. Hadi Sulistyo bersama Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e lakukan panen kacang tanah di Desa Campor Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Selasa, (7/7/2020).

Dijelaskan Hadi Sulistyo, mewakili Gubernur Jawa Timur, kedatangannya ke kabupaten Pamekasan dalam upaya memberikan support terhadap petani di Pamekasan, terutama petani kacang tanah.

Dalam kegiatan itu, kacang tanah yang dipanen merupakan hasil bantuan bibit yang diberikan Dinas Pertanian Jatim kepada 11 kabupaten, salah satunya Kabupaten Pamekasan.

“Pamekasan merupakan daerah yang memperoleh bantuan bibit mencapai 402 hektare dari dana APBN,” ungkap Hadi Sulistyo.

Dilanjutkannya, tanah di kabupaten Pamekasan potensial untuk bertani, karenanya tanaman kacang tanah bisa menjadi salah alternatif tanaman padi, jagung dan kedelai.

Namun demikian, ia berharap dengan hasil panen yg cukup baik tersebut, petani bisa memberikan sentuhan kreatif, sehingga bisa memberikan keuntungan yg lebih.

“Jadi proses packing-nya, marketing, sehingga pemasaran yang diharapkan menjadi nilai tambah. Jangan sampai petani yang menanam, namun proses marketing-nya menjadi hambatan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pamekasan menyampaikan, sektor pertanian menyumbang PDRB Kabupaten Pamekasan sebesar 21 persen dan kacang tanah merupakan komoditi andalan masyarakat Kecamatan Proppo.

“Perlu kami sampaikan, di Madura khususnya Kabupaten Pamekasan, ada sekitar 81 persen area pertanian dengan luas 792,2 kilometer persegi atau ada sekitar 64.920 hektare area pertanian. Dan kalau musim kemarau hampir yang bisa kita tanam disamping tembakau juga ada kacang,” Katanya.

Ia juga menyampaikan akan berupaya untuk meningkatkan proses pemasaran hasil panen kacang tersebut, sehingga bisa memberikan keuntungan yang lebih besar terhadap para petani.

“Dimana kita bisa memproses hasil panen kacang, baik packing maupun marketing lebih baik lagi untuk bisa menembus pasar nasional maupun internasional. Kalau perlu hasil panen kacang tanah dari Desa Campor bisa impor,” ujarnya.

Tampak hadir juga dalam panen kacang tanah tersebut, perwakilan Kementerian Pertanian, Sekdakab Ir. Totok Hartono, Plt. Kepala Dinas Pertanian Hortikultura Pamekasan Bambang Prayogi, Forpimka Proppo, Kades, dan para tamu undangan lainnya.

Reporter : My
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *