Jakarta, suaraindonesia-news.com – Pertandingan semi final mempertemukan dua Tim raksasa yaitu Manchester City VS Real Madrid yang digelar hari ini tepatnya Rabu (27/04/2016) yang sangat dramatis.
Setelah wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan dimulai City yang sekaligus menjadi tuan rumah langsung tancap gas dan permainan berjalan alot karena Real Madrid juga tidak berdiam diri dan selalu menyerang lewat serangan balik. City sebagai tuan rumah mendominasi permainan, namun keselitan menembus pertahanan lawan, karena bek Madrid dijaga oleh pemain berpengalaman ialah Pepe.
Dibabak pertama Mcahester City mulai tidak maksimal dalam mengorganisir tempo dan penguasaan bola karena sang bintangnya adalah David Silva cidera dipertengahan permainan sehingga bisa dimamfaatkan oleh El Real untuk menyerangnya walau selalu gagal.
Permainan berlanjut ke babak kedua, di waktu ini Real Madrid selalu menyerang dan mempunyai peluang lebih banyak kearah gawang walau tak berbuah gol dan hanya mampu menggetarkan mistar gawang saja, terakhir peluang Pepe yang menjurus kedepan dan mendapat umpan apik yang tinggal berhadapan dengan penjaga gawang tidak mampu jadi gol, karena kiper City mampu meblok bola.
City di babak kedua ini lebih dominan menguasai bola antara 52% banding 48% untuk Madrid. Sesungguhnya peluang City besar untuk menang di leg pertama pertandingan semi final Liga Champions ini, kenapa? Karena selain menjadi tuan rumah, mega bintang Real Madrid tidak ikut andil dalam laga ini dikarenakan cidera, namun impian City untuk menang itu kandas dan selanjutnya City ditunggu di leg kedua di stadion Bernabeu kandang Madrid.












