Berkreasi Dari Bahan Bekas, Tidak Harus Mahal

oleh
Contoh kerajian dari sampah plastik, foto Bupati dan Wabup Lumajang.

LUMAJANG, Senin (24/2/2020) suaraindonesia-news.com – Berkreasi tak selalu mahal. Hal ini yang dicontohkan kreator limbah plastik asal Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jatim, Syaiful.

Kepada awak media ini, dirinya menceritakan bahwa membuat kerajinan itu tidak harus dari bahan mahal dan baru, karena dengan bahan bekas saja bisa menjadikan kreasi yang bagus dan layak diapresiasi.

Bahkan, kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang juga sudah terlihat pada gelaran acara dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020 ini. Mulai dari acara kampanye daur ulang, lomba limbah plastik dibuat kerajinan dan lomba kreasi baju daur ulang sampah plastik juga pameran kerajian limbah plastik.

Kalau tingkat kesulitan kreasi limbah plastik ini, menurut Syaiful pada proses cuttingnya. Karena menurut dia, harus main manual, karena tidak menggunakan gunting mesin.

“Awalnya membuat sketsa atau gambar media dulu, kemudian mencari warna corak limbah plastik yang menurut kita itu cocok buat warna gradasi, ini bisa main 3-4 warna, kalau siluet sudah di proses cutting saja,” bebernya.

Kerajinan dari kreasi ini, kata Syaiful bisa memberikan tambahan pendapatan, dan itu sangat bervariasi, mulai dari Rp. 300 ribu hingga jutaan rupiah, melihat tingkat kesulitannya.

“Kalau untuk ukuran 10R sekitar Rp. 200 ribu dan untuk ukuran 14R bisa Rp. 400 ribu, dan ada juga yang hingga jutaan rupiah, tergantung tingkat kerumitannya,” ujar pemuda yang menjadi juri dalam acara lomba kreasi sampah plastik HPSN ini.

Hasil akhir lomba daur ulang HPSN 2020 di menangkan putra dan putri juara 123, diantaranya :

PUTRA :
1 SMK PASIRIAN
2 SMK PASIRIAN
3 SMP MUHAMMADYAH

PUTRI:
1 SMP SUMBERSUKO
2 SMP MUHAMMADYAH
3 BANK SAMPAH KEPUHARJO

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Lumajang, Deddy Firmansyah, saat melihat kreativitas seperti itu, setidaknya sebagai anak asli Kabupaten Lumajang bisa berbangga, menunjukan hasil yang luar biasa dari bahan yang dianggap sebagai sampah.

“Mohon semangat kreativitas seperti ini wajib didukung, baik dari pemerintah, swasta atau perorangan,” ungkapnya singkat.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Oca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *