Berkat Inovasi Pembangunan Sektor Kelautan, Bupati Sumenep Peroleh Penghargaan Satyalencana Wira Karya

oleh -5 views
Foto : Saat penghargaan disematkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pada Peringatan Hari Nusantara 2023 di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara terhadap 10 (sepuluh) tokoh pemimpin daerah yang menerima Tanda Kehormatan 2022-2023 dari Presiden Joko Widodo.

SUMENEP, Kamis (14/12/2023) suaraindonesia-news.com – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo peroleh penghargaan Satyalencana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia (RI) atas prestasi dalam pengembangan dan pembangunan potensi kelautan pada Peringatan Hari Nusantara 2023.

Penghargaan itu sendiri tertuang dalam Surat Keputusan Presiden RI Nomor 20.TK Tahun 2023 pada 11 April 2023 dan Nomor 113.TK Tahun 2023 pada 30 Oktober 2023 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Wirakarya.

Pada Momentum ini dari 10 (sepuluh) tokoh salah satu atau pemimpin daerah yang menerima Tanda Kehormatan 2022-2023 dari Presiden Joko Widodo adalah termasuk Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, yang disematkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pada Peringatan Hari Nusantara 2023 pada 13 Desember 2023, di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan atas keberhasilan penghargaan itu memberikan dorongan memotivasi dan semangat baginya bersama semua elemen daerah dalam berinovasi meningkatkan kualitas pelayanan di semua sektor demi kepentingan masyarakat.

Baca Juga: Diskoperindag Sumenep Jaga Kualitas Produk Hingga Pengelolaan Manajemen Pelaku UMKM

“Kami ucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan pemerintah pusat berupa tanda kehormatan ini,” kata Bupati. Rabu (13/12/2023).

Diketahui sesuai jargon bismillah melayani pemerintah kabupaten Sumenep mampu berinovasi dalam pembangunan sektor kelautan itu melalui penyediaan layanan aplikasi Surat Keterangan Peredaran Hasil Perikanan (SKPHP) Mobile bagi pelaku usaha perikanan dan program SiKapal.

SiKapal merupakan aplikasi keselamatan pelayaran yang pertama kali digunakan tingkat Kabupaten atau Kota untuk memfasilitasi pengumpulan informasi dan identifikasi kapal atau perahu nelayan n jika terjadi kecelakaan laut, mempercepat tanggap darurat terhadap kecelakaan laut dan meminimalkan kerugian.

“Kami sedang mengembangkan dua inovasi itu. Seperti SiKapal akan terus memberikan pelayanan melindungi nelayan dan kapal penumpang di laut dan secara bertahap meningkatkan layanan kami, termasuk penambahan alat deteksi dan sistem identifikasi otomatis (Automation Identification System) “AIS” yang dipasang di perahu dan kapal,” jelasnya.

Reporter : Ari
Editor : Amin
Publisher : Eka Putri

Tinggalkan Balasan