Beri Penjelasan Terkait Lonjakan Tagihan Listrik, PLN UP3 Nias Kunjungi Bupati Nias

oleh -59 views
Pihak PLN usai berdiskusi dengan Bupati Nias terkait isu lonjakan kenaikan tarif listrik.

NIAS, Kamis (18/6/2020) suaraindonesia-news.com – Berikan penjelasan terkait isu lonjakan tagihan listrik, Manajer UP3 PLN Nias, Darwin Simanjuntak kunjungi Bupati Nias di ruang kerjanya, Rabu (17/6).

Kunjungan petinggi PLN Nias tersebut disambut baik oleh Bupati Nias, Sokhiatulo Laoli.

Kepada Bupati Nias, Manajer UP3 Nias menjelaskan terkait keluhan lonjakan tagihan listrik yang sedang berkembang ditengah masyarakat belakangan ini.

“Sejak tahun 2017 hingga hari ini belum ada kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL). Sedangkan subsidi yang diberikan untuk masyarakat kurang mampu (Prasejahtera) bukan hasil dari pembayaran masyarakat yang “tiba-tiba” melonjak (subsidi silang), melainkan subsidi tersebut adalah pemberian pemerintah melalui PLN,” jelas orang nomor satu ditubuh PLN Kepulauan Nias itu.

Lebih lanjut Darwin menjelaskan, guna mendukung kebijakan Pemerintah terkait sosial distancing, untuk menghindari petugas sebagai carrier atau pembawa virus Covid-19, PLN mengambil kebijakan untuk tidak melakukan pembacaan meteran langsung ke rumah pelanggan di bulan Maret-April 2020.

“Jadi pemakaian kWh pelanggan untuk tagihan listrik bulan April (Pemakaian bulan Maret) dan Mei (Pemakaian bulan April) menggunakan pemakaian rata-rata kWh pelanggan selama 3 bulan terakhir. Pada Bulan Mei, PLN UP3 Nias kembali melakukan pembacaan meter langsung ke rumah pelanggan sehingga tagihan pelanggan di bulan Juni (Pemakaian bulan Mei) ada sebagian pelanggan yang mengalami lonjakan tagihan listrik dikarenakan angka stand meter yang dimasukkan (diinput) untuk tagihan listrik bulan Juni adalah angka stand meter yang sesuai dibaca oleh petugas di rumah pelanggan,” terang Darwin.

Selain itu, tambahan pemakaian kWh karena masyarakat terus di rumah ikut meningkat.

“Bekerja dan belajar di rumah selama pandemi Covid-19 berimbas pada peningkatan konsumsi listrik, sehingga tagihan listrik pelanggan mengalami trend kenaikan,” ungkap Darwin.

PLN memahami kesulitan pelanggan dengan memberi perlindungan lonjakan tagihan listrik pada bulan Juni, jika tagihan pelanggan yang diambil dari skema rata-rata 3 bulan terakhir mengalami lonjakan tagihan di atas 20%, maka pelanggan mendapatkan perlindungan lonjakan dengan membayar tagihan bulan sebelumnya ditambah 40% kenaikan bulan Juni dan sisanya sebesar 60% dapat dibayar 3 bulan selanjutnya. Untuk memudahkan pelanggan dalam melaporkan keluhan tagihan tersebut, unit layanan pelanggan (ULP) Gunungsitoli telah menyediakan posko pengaduan lonjakan tagihan listrik dan dapat menghubungi call center 0639-123.

“Hasil diskusi dan penjelasan dari pihak PLN dapat dipahami orang nomor satu di Kabupaten Nias itu. Pada kesempatan yang sama, Bupati Nias mengapresiasi langkah cepat yang telah dilakukan pihak PLN,” ungkap Darwin Simanjuntak kepada media ini.

Reporter : Topan
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *