Berhemat Dengan Miliki Tanaman Pangan Di Sekitar Kita

oleh -20 views
Bupati Lumajang saat mengunjungi tamanan pangan sekitar.

LUMAJANG, Sabtu (24/10/2020) suaraindonesia-news.com – Pada masa pandemi Covid-19 ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya secara berkelanjutan dan kontinyu. Pola hidup seperti ini, kata Kepala Desa (Kades) Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, Heru, kepada media ini menceritakan, kalau gagasan bagus seperti ini layak untuk ditumbuh kembangkan di wilayah Pemerintahan Desa (Pemdes) Sidorejo dan sekitarnya.

“Ini sudah lama dilakukan oleh warga saya, namun semenjak pandemi Covid-19 ini, kami lebih besar mendorong untuk bisa lebih aktif dan mengembangkan potensi yang ada dengan tanam tanaman pangan di sekitar lingkungannya,” ungkap Heru saat ditanyai wartawan.

Atas usaha warga inilah, akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang lebih mendorong lagi masyarakat untuk memiliki tanaman pangan di sekitar tempat tinggalnya.

Dikatakan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq (Cak Thoriq), bahwa hal ini bisa dilakukan untuk dapat menghemat pengeluaran keluarga, dan sekaligus menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat.

“Dengan memiliki tanaman pangan di sekitar tempat tinggal masing-masing, maka masyarakat dapat lebih menghemat biaya untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari, dan juga mendapat penghasilan tambahan jika hasil tanamannya dijual,” kata Bupati Lumajang.

Bupati juga mengatakan, bahwa sesuai dengan acara peringatan Hari Pangan Sedunia ke-40 di Dusun Pepe, Desa Sidorejo ini, diharapkan agar Desa Sidorejo di Kecamatan Rowokangkung menjadi pionir Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

“Saya harapkan Sidorejo menjadi pionir bagi daerah lain, kalau di Desa Sidorejo bisa dilakukan, tentu di daerah lain juga bisa dilakukan, asal saling punya semangat agar ketahanan pangan ini bisa tumbuh bersama-sama,” tambah Cak Thoriq.

Selain itu, dikatakan dia, bahwa Bupati Lumajang sangat mengapresiasi inovasi dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang, yakni Cekatan Tandur Nang Latar (CETAR), dengan harapan dapat memunculkan P2L di lingkungan masyarakat Kabupaten Lumajang.

“Mulai sayuran yang bisa dikonsumsi sendiri hingga sayuran yang dikumpulkan oleh pengepul untuk kemudian dijual oleh para wlijo, tentu ini menjadi income atau menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat,” terang dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang, Hertutik saat dimintai keterangan di kantornya, juga menjelaskan, bahwa Dusun Pepe dipilih sebagai tempat Peringatan Hari Pangan Sedunia, karena Kelompok ”Pepe Berseri” Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, telah tumbuh dan aktif sejak tahun 2019 lalu, melalui program yang dikenal, yaitu Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang tahun ini dikemas dengan istilah Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

Lanjut dia, dalam melaksanakan P2L, produksi sayur dan buah ditanam masyarakat Dusun Pepe secara mandiri untuk memenuhi kebutuhannya terutama mikronutrien yang dibutuhkan tubuh. Bentuk partisipasi ini pada awalnya dijelaskan Hertutik masih kecil tapi ia yakin dengan kerja sama semua pihak akan berdampak lebih besar.

“Akan ada tanaman sayur dan buah yang juga bisa dikembangkan di sini, antara lain cabe, tomat, sawi, dan bunga kol. Di sisi lain telah dibudidayakan secara swadaya Budidaya Ikan Dalam Ember (BUDIKDAMBER) di ‘Pepe Berseri’. Selanjutnya akan dikembangkan pula di pekarangan masyarakat sekitar hal serupa dengan stimulan yang diberikan secara simbolis oleh Bapak Bupati waktu itu,” jelasnya.

Hertutik menambahkan, bahwa Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang telah berkomitmen untuk melakukan pembinaan khususnya dari sisi budidaya tanaman, pemanfaatan hasil budidaya tanaman, pengolahan pangan melalui teknologi yang tepat sehingga pangan yang dikonsumsi memenuhi pola Bergizi, Beragam, Seimbang dan Aman (B2SA).

“Selain itu kami juga akan berupaya bermitra dengan dinas terkait agar kelompok yang dibina dapat lebih berkembang dan mengharumkan nama Lumajang tercinta,” pungkasnya. (adv).

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *