Berdalih Akan Diberikan Ke Camat dan Aparat, Kades Kangayan Sunat Bantuan PSKS

Ilustrasi

Sumenep, Suara Indonesia-News.Com – Pencairan bantuan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS), di Desa Kangayan, Kecamatan Kangayan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, di duga disunat oknum Kepala Desa Setempat.

Menurut salah satu warga kangayan yang meminta identitasnya tidak dicantumkan, mengungkapkan ke suara indonesia, Oknum Kepala Desa Kangayan Mohammad Arsan, memotong dana bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) sebesar 50.000 perpenerima.

 “Bantuan yang kami terima memang utuh 600 ribu, karena uang 50 ribu itu di minta kepala desa sebelum masyarakat mencairkan dana tersebut,” Kata Sumber.

Modus pemotongan dana PSKS, pihak desa memerintahkan Kepala Dusun (Kadus) untuk meminta uang sebesar 50 ribu kesetiap warga penerima PSKS dengan alasan untuk diberikan kepada Camat dan aparat Kepolisian setempat.

Menurutnya, kepala desa mestinya mengayomi warganya dan tidak memberikan contoh kurang baik pada masyarakat, sehingga masyarakat merasa aman dibawah kepemimpinannya.

Diketahui warga desa kangayan yang mendapatkan bantuan PSKS sebanyak 399 orang.

Sementara, Kepala Desa Kangayan Mohammad Arsan saat di hubungi melalui Hand Phone (HP) genggamnya Rabu (27/5/2015) menjelaskan, bahwa pihaknya tidak pernah melakukan pemotongan program bantuan dana PSKS terhadap warganya.

“Saya tidak pernah memotong dana bantuan program PSKS itu pak, kalau ada yang mengatakan ada pemotongan itu tidak benar,” Kata Arsan panggilan akrab Mohammad Arsan.

Diakuinya, memang dirinya pernah berencana akan dilakukan pemotongan tersebut, akan tetapi menurut arsan tidak satupun masyarakat yang memberikan dan memenuhi permintaannya.

“Memang pernah mas, dulu saya berencana meminta sebesar 150 ribu perpenerima, Cuma satu orangpun tidak ada yang setuju,” Jelasnya. (Um/Ms/Zai).


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here