Belasan Orang Terjaring Dan Ribuan Pil Dextro Disita

oleh

Reporter : Adhi

Jember, Suara Indonesia-News.Com – Selasa malam, 22 Maret 2016 puluhan personil Polres Jember disebar di kawasan Terimanal Tawang Alun dan sekitarnya untuk melaksanakn razia.

Razia dikendalikan langsung oleh Kabag ops Polres Jember Kompol Drs. Kusen Hidayat M.Psi yang menurunkan kurang lebih 80 personil polres terdiri atas Satsabhara, Satlantas, Satreskrim, Satintelkam, Satreskoba, Satbinmas, Provos dibantu Polsek Kaliwates, Rambipuji dan Sukorambi.

Pelaksanaan razia diawali apel malam di simpang tiga GOR Kaliwates dipimpin Wakapolres Jember Kompol Suryo Hapsoro, SH, SIK, M.Si. Di mana sasaran razia meliputi preman, narkoba, copet, miras, balap liar dan kejahatan lainnya.

Selama hampir 2 jam lebih, petugas merazia kawasan Terminal Tawang Alung dan sekitarnya dengan sasaran razia mencakup barang, orang termasuk kendaraan bus dan penumpangnya, baik yang akan berangkat maupun yang baru tiba di Terminal Tawang Alun.

Hasilnya, petugas menjaring total 13 orang; 1 di antaranya adalah pengedar/penjual ribuan pil dextro dan trex. Sedangkan 5 orang diamankan karena tidak memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk), lalu 4 orang  dibekuk pada saat sedang mengamen, dan 3 lainnya ketahuan minum minuman keras (miras).

Identitas 5 orang yang tidak memiliki KTP diketahui Wawan Saputro, (29 th), warga Kaliwing Bedadung Rambipuji, On Kusnadi (40), Petung, Bangsalsari, Firdaus Egi Tri Nugroho (20 th), Jubung Sukorambi, Sofyan Sauri (36) warga Kaliwining, Rambipuji, dan Bambang Indra Ismantoro (42 th), asal Sumber Pucung Malang.

Sedangkan 4 pengamen masing-masing Mohammad Deny m (17), Jl. Kencong Semboro, Abdul Wahid (18), Pecoro Rambipuji, Moh. Fajar Sodikin (16) warga Jl. Darmawangsa Rambipuji, dan Affan Effendi (22) Jubung, Sukorambi.

Kemudian 3 pemabuk yang dibekuk adalah Faruk M (35) Jl. Darmawangsa Rambipuji, Rachmad Andita (31) Petung Bangsalsari, dan Imam Gozali (36) Tegal Besar Kaliwates.

Lalu yang terakhir adalah pengedar pil dextro dan trex bernama Mohammad Alvin alias Alvin (32 th) warga Dsn. Gayam Rambigundam, Kec. Rambipuji, Jember. Ia ditangkap di Toko “Jiji” yang berada di Jl. Darmawangsa, Tawung Alung, Rambipuji. Dari toko tempat jualan ini, petugas menyita 2.310 butir pil Trihexyphenidyl (Trex) dan 1.000 butir Dextromethorphan (Dextro) serta 2 buah senapan angin merk Marsgun caliber 4,5 mm.

Saat diwawancarai petugas, Alvin mengaku baru menjalani profesi ini tidak kurang dari 3 bulan. Sementara setiap tablet Trex yang berisi 10  butir dijual senilai Rp. 20 ribu. Lalu tiap 10 butir pil Dextro dihargai Rp. 25 ribu. Sedangkan pembeli pil haram tersebut, Avin menjelaskan para pembelinya adalah pelanggan tetap yang dia mengaku tidak mengenal.

Sementara asal muasal dua pucuk senapan angin yang turut disita petugas, Alvin mengaku membeli di Surabaya dengan dokumen surat-surat lengkap. Namun ketika disuruh menunjukkan surat-surat senapan angin dimaksud, Alvin tidak dapat menunjukkannya, hanya bilang ada di rumah.

Alvin sendiri dapat dijerat pasal 196 dan pasal 198 Undang-undang RI No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, ke 13 orang yang terjaring pada razia malam ini, telah didata seluruhnya dan diamankan di Polres Jember.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *