Begini Kondisi Ruang Kelas SDN Margantoko 1 yang Sudah Ambruk - Suara Indonesia
BeritaNewsPendidikanPeristiwa

Begini Kondisi Ruang Kelas SDN Margantoko 1 yang Sudah Ambruk

Avatar of admin
×

Begini Kondisi Ruang Kelas SDN Margantoko 1 yang Sudah Ambruk

Sebarkan artikel ini
IMG 20260208 144712
FOTO : Kondisi ruang kelas SDN Margantoko 1 Kecamatan Jrengik, Sampang, yang sudah ambruk, sangat parah dan memprihatinkan. (FT/Nor/SI)

SAMPANG, Minggu (8/2) suaraindonesia-news.com – Dua ruang kelas yang sudah ambruk di SDN Margantoko 1 Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, kondisinya sangat parah. Bisa dibayangkan, jika ambruknya saat siswa melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM), dipastikan ada korban jiwa.

Pantauan media ini saat kelokasi, dua ruang kelas yang sudah ambruk di dalamnya hancur total dan saat ini ditumbuhi pohon kersen karena terlalu lama dibiarkan tanpa dapat bantuan dana rehab. Sementara, ruang kelas lainnya tidak ditempati dan dibiarkan kosong.

“Karena kondisi ruang kelas yang lain juga berbahaya, terpaksa kegiatan belajar mengajar untuk siswa kelas 1 sampai kelas 4 dijadikan satu dalam ruangan perpustakaan. Karena, hanya ruangan itu yang masih bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” tutur Kepala Sekolah SDN Margantoko 1, Suranta.

“Sementara siswa kelas 5 dan 6 dengan sangat terpaksa masih menempati ruang kelasnya, walaupun kondisi bangunannya juga memprihatinkan dan berbahaya. Karena, sudah tidak ada lagi ruangan untuk ditempati,” ungkapnya sedih.

Ditambahkannya, tapi ia berpesan pada wali kelas 5 dan 6 agar dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar selalu waspada. Artinya, mengutamakan keselamatan siswa. Jika ada hujan besar atau angin kencang kegiatan KBM dihentikan dan siswa dipindah ke ruang perpustakaan yang lebih aman.

“Apalagi kondisi kayu kuda-kuda dan ring atap serta plafon ruangan kelas 5 dan 6 juga sudah rusak dimakan rayap dan berjatuhan, sehingga jika ada hujan besar ruangannya jadi bocor dan basah serta bisa ambruk,” imbuhnya.

Terakhir Suranta mengatakan, yang terpenting saya selaku Kepala Sekolah sudah melaporkan dengan diperkuat foto fisik sekolah lewat Dapodik dan laporan langsung pada Dinas Pendidikan Sampang.

“Semoga segera diperhatikan dan dapat anggaran rehab dua ruang kelas yang ambruk serta ruang kelas lainnya yang kondisinya juga rusak berat menunggu ambruk. Saya setiap hari, sedih dan khawatir memikirkan siswa kelas 5 dan 6 yang terpaksa belajar diruangan yang sudah tidak layak,” pungkasnya.

“Juga nasib siswa kelas 1, 2, 3 dan 4 yang belajar dalam satu ruangan dengan cara lesehan dilantai ruangan perpustakaan. Kalau terlalu lama, anak-anak itu bisa bongkok badannya,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan