Bea Cukai Madura dan Pemkab Pamekasan Ajak Masyarakat Tidak Terjerumus Pada Peredaran Rokok Ilegal

oleh -102 views
Acara edukasi di bidang cukai tersebut digelar di balai Desa Larangan Dalam

PAMEKASAN, Rabu (29/09/2021) suaraindonesia-news.com – Bea Cukai Madura bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, melalui DPMD setempat, menggelar sosialisasikan larangan rokok ilegal, salah satunya pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), Rabu (29/09/2021).

Acara edukasi di bidang cukai tersebut digelar di balai Desa Larangan Dalam Kecamatan Larangan, dengan menghadirkan narasumber dari kantor Bea Cukai Madura dan jajaran Forkopimcam setempat dan diikuti oleh beberapa perangkat Desa, tokoh masyarakat, sejumlah warga dari Desa Blumbungan, Desa Duko Timur, Desa Grujugan, Desa Kaduara Barat, Desa Lancar dan Desa Larangan Luar.

Saat melakukan materi, tim Bea Cukai Madura, H.M Firdaus mengatakan, peran masyarakat sangat besar dalam menekan peredaran rokok ilegal di tingkat desa di wilayah Pamekasan.

“Tokoh masyarakat, seluruh OPD dari kabupaten hingga desa, dan warga sekitar juga harus bersinergi untuk memberantas peredaran rokok ilegal di Pamekasan pada khususnya dan secara keseluruhan di Madura agar pemberantasan rokok ilegal ini berjalan dengan baik,” ucap H.M Firdaus.

Sejumlah masyarakat yang mengikuti edukasi bidang cukai ini sangat penting dalam membagikan informasi dari hasil sosialisasi ini untuk diberikan kepada masyarakat lainnya seperti tetangga, teman dan keluarga agar tidak memakai atau bahkan terlibat dalam peredaran rokok ilegal.

“Disini pentingnya bagi masyarakat dalam mengikuti sosialisasi ini untuk menginformasikan kepada warga lainnya untuk berperang lawan rokok ilegal,” tambahnya.

Jajaran Forkopimcam hingga tingkat desa serta tokoh masyarakat yang ikut sosialisasi selain mengajak untuk tidak mengkonsumsi dan menjual rokok ilegal, para peserta ini juga harus menginformasikan dan memberi pemahaman tentang realisasi anggaran DBHCHT untuk beberapa bidang, diantarany fasilitas kesehatan, bantuan langsung tunai, bantuan alat rajang hingga pembangunan KIHT.

“Sedangkan rokok legal hasilnya akan dikembalikan lagi kepada masyarakat melalui DBHCHT,” pungkasnya.(Adv)

Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan