Batik Khas Pamekasan Go Internasional, Bupati: Harus Berikan Kesan Positif

oleh -25 views
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam foto bersama dengan para penguaha batik lokal Desa Toket di di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (2/3/2021).

PAMEKASAN, Selasa (02/03/2021) suaraindonesia-news.com – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengapresiasi usaha Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pamekasan Hebat Toket (Pahe Toket) untuk memasar batik lokal khas Desa Toket, Kecamatan Proppo dalam kancah Internasional.

Hal itu disampaikan Bupati saat bersilaturrahmi dengan para penguaha batik lokal Desa Toket di di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (2/3/2021).

Bupati Pamekasan menyambut baik acara yang akan mengharumkan nama baik Pamekasan di kancah internasional tersebut sekaligus sebagai penguatan ekonomi masyarakat. Ia meminta agar panitia benar-benar mempersiapkan acara itu secara matang supaya tidak mengecewakan pengunjung.

“Kesan pertama itu harus positif agar para pengunjung bisa tertarik. Kalau sudah tertarik maka akan bercerita juga kepada yang lainnya,” ungkapnya.

Terakhir, Bupati milenial ini juga berpesan agar publikasi atas acara tersebut serius, sehingga pesan yang diinginkan bisa dikonsumsi oleh orang banyak dan tersampaikan dengan baik sesuai harapan bersama.

Sementara itu, konseptor acara, Fathor Rosi, mengatakan, para rombongan KUB Pahe Toket bersama Panitia penyelenggara festival pameran batik Desa Toket Kecamatan Proppo menyampaikan rencana pelaksanaan festival kepada bupati. Sebab, Pamekasan akan menjadi tuan rumah dalam ajang batik Toket Go Internasional tersebut. Pihaknya berencana akan melaunching batik khas Desa Toket go Internasional agar bersaing dengan brand internasional menuju desa fashion batik

“Apresiasi Bupati Pamekasan tentu menjadi spirit bagi kami, agar kami benar-benar berjuang untuk menampilkan produk produk terbaik dari batik khas Desa Toket,” tutupnya.(Adv)

Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *