Banyak Tak Bayar Retribusi, Dishub Tarik Mobil Pick Up

SAMPANG, Selasa (26 September 2017) suaraindonesia-news.com – Karena banyak yang tidak bayar retribusi yang telah ditentukan, kendaraan roda empat jenis pick up, bantuan dari Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT)yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang, Madura, Jawa Timur, mulai ditarik. Sebab, hanya membuat piutang makin menggunung. Keluhan itu diungkapkan oleh Kepala Dishub Sampang, Moh Zuhri.

“Makanya, karena banyak tunggakan, mobil itu mau ditarik. Ada 20 unit mobil sudah ditarik,” ucapnya, Selasa (26/9/2017).

Menurutnya, apabila pick up itu ditarik, otomatis perhitungan retribusi diberhentikan.

“Penyelesaian tunggakannya, biar bagian Aset di BP2KAD yang melakukannya,” ujarnya.

Baca Juga: Jangan Kaget PLN Sampang Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir, Ini Jadwalnya

Pick up yang belum dilakukan penarikan tersebar di wilayah Kecamatan Kota, Karang Penang, Torjun, dan beberapa daerah lain. Penarikan masih menunggu telaah Bupati Sampang, Fadhilah Budiono.

“Minggu depan paling sudah dilakukan penarikan untuk sisa mobilnya,” jelasnya.

Rincian bantuan modal transportasi tersebut masing-masing 19 unit pada 2009 dan 11 unit pada 2010. Disewakan kepada masyarakat dengan ketentuan Rp 600 ribu per bulan. Pada 2016 lalu terungkap kebocoran pengelolaan roda 2 dan 3 diperkirakan mencapai Rp 275 juta. (nor/luk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here