Bantuan Hukum Untuk Masyarakat Miskin Sebanyak 30 Kasus

oleh

Sumenep, suaraindonesia-news.com – Bantuan hukum yang di programkan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep di tahun 2013 sudah terlaksana. Yakni sebanyak 30 kasus pengaduan dari masyarakat yang tidak mampu yang mengajukan permohonan untuk mendapat bantuan hukum baik kasus pidana maupun perdata.

“dari 30 kasus yang menerirma bantuan hukum sementara ini paling banyak adalah kasus perceraian. Yang biasanya menimpa perempuan yang ditinggal suaminya tanpa dicerai dan sebagainya.”ungkap Kepala Bagian Hukum Setdakab Sumenep, setiawan Karyadi, SH, MH di Kantornya, Selasa (26/11).

Diakui selama ini, pihakya dalam memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat tidak mampu bekerjasama dengan para pengacara atau advokat yang memang banyak berkecipung dan melaksanakan kegiatan advokasi hukum di Pengadilan Agama maupun di Pengadilan Negeri Sumenep.

Sebelum memberikan pendampingan hukum, dari pengaduan yang ada diakui mantan Camat Lenteng ini, pihaknya melakukan survei dan verifikasi kepada pihak pemohon. Jika dianggap layak untuk mendapat bantuan hukum kemudan di proses untuk dilakukan pendampingan olehadvokat yang ditunjuk.

“yang jelas, sebagai persyaratan untuk mendapat bantuan hukum, dengan menyertakan keterangan tidak mampu dari Kepala Desa,  dan jika dinyatakan layak tinggal mendapat pendampigan hukm hingga tuntas.”tambahnya.

Reporter : Ren

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *