Bansos Dampak Wabah Covid-19 Berupa BLT-DD Rp 1,8 Juta, Bulan Ini Akan Mulai Disalurkan Oleh Pemda Bangkalan

oleh -365 views
Salman Hidayat Camat Tanah Merah Kabupaten Bangkalan. (Foto: Anam/SI).

BANGKALAN, Kamis (16/04/2020) suaraindonesia-news.com – BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang bersumber dari Dana Desa (DD) hari ini (Kamis 16/04) sedang digodok oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, untuk segera disalurkan pada masyarakat Desa yang terdampak wabah covid-19.

Program bantuan yang menyasar penerima dari keluarga miskin non PKH atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang kehilangan mata pencaharian, belum terdata (exclusi error), dan mempunyai keluarga yang rentan sakit menahun atau kronis tersebut hari ini mulai diadakan rapat khusus.

Hal tersebut disampaikan Pemkab Bangkalan melalui Salman Hidayat Camat Tanah Merah Kabupaten setempat melalui tanggapan tertulis saat dikonfirmasi media.

“Khusus yang Bansos Non Tunai, hari ini akan diadakan rapat khusus masalah tersebut, termasuk tekhnis dan sebagainya,” jelas Salman.

Namun begitu Salman selaku Camat menyatakan belum mengetahui total pagu Anggaran Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) di 23 Desa se Kecamatan Tanah Merah dan akan menyampaikan pada media setelah berhasil menerima pemberitahuan secara detil perihal pagu keuangan Desa tersebut dari dua Kepala Seksi yang membidanginya.

“Data tentunya di masing masing desa, belum kami terima detilnya, untuk pagu DD dan ADD se Kecamatan Tanah Merah berapa nominalnya serta perincian 23 Desa, kami akan tanyakan ke kasi PMD dan Pem Pak,” janjinya.

Namun hingga berita ini rilis, Salman Hidayat belum memberikan data pagu anggaran tersebut.

Diketahui dari edaran Permendes PDTT No 6 Tahun 2020 sebagaimana perubahan permendes No 11 tahun 2019, isi Permendes ini menyajikan mekanisme metode perhitungan persentase DD sebagaimana berikut.

DD kurang dari 800 juta, BLT-DD maksimal 25% dari jumlah DD. DD Rp 800 juta hingga 1,2 Milyar, BLT-DD maksimal 30% dari jumlah DD. DD lebih dari Rp 1,2 Milyar BLT-DD maksimal 35% dari jumlah DD.

Jangka waktu diberika selama tiga bulan perbulan per keluarga diberikan selama tiga bulan (sejak bulan April, Mei dan Juni 2020, Red) dan besaran BLT-DD Rp 600 ribu sehingga total setiap KK penerima menerima Rp 1,8 juta rupiah.

Sebelumnya Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengatakan pada media saat agenda jumpa pers, Selasa (14/04), relawan desa yang terdiri dari perangkat desa lawan covid-19 akan mendata siapa saja warga yang berhak menerima BLT-DD Covid-19, pendataan pada tingkat desa penting dilakukan untuk memastikan distribusi bantuan dapat merata dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Jadi, semangat penggunaan BLT DD ini sesuai amanat Presiden Jokowi adalah jangan sampai ada masyarakat yang terdampak covid-19 secara ekonomi tidak tersentuh oleh kebijakan pusat maupun daerah, untuk itulah penyisiran terhadap siapa saja yang berhak menerima harus dilakukan ditingkat desa, bahkan harus fokus pendataannya tingkat RT-RW, siapa yang bertugas terkait pendataan? tentu relawan desa lawan covid-19.” pungkas Halim.

Reporter : Anam
Editor : Amin
Publisher : Ela

One thought on “Bansos Dampak Wabah Covid-19 Berupa BLT-DD Rp 1,8 Juta, Bulan Ini Akan Mulai Disalurkan Oleh Pemda Bangkalan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *