Bangunan Rusunawa Di Cepu Belum Ada Kejelasan

oleh

Reporter: Lukman

Blora, 04/05/2016 (Suaraindonesia-news.com) – Keberadaan bangunan lantai lima rumah susun  sederhana sewa (Rusunawa) di lingkungan RT.05. RW.01 Kelurahan Tambakromo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sampai saat ini masih belum ada kejelasan.

Pemerintah pusat belum menyerahkan bangunan tersebut kepada Pemkab Blora. Sedangkan saat ini banyak warga menantikan difungsikannya fasilitas tempat hunian tersebut.

Camat Cepu, Mei Naryono, mengatakan bahwa warga Cepu khsususnya di Kelurahan Tambakromo, dan Kelurahan Balun banyak yang antusias untuk mendaftarkan diri sebagai penghuni Rusunawa. Dari Kelurahan Balun sudah ada 40 orang pendaftar. Sedangkan untuk Tambakromo saat ini masih daam pendataan.

Dalam pendaftaran warga tidak dijanjikan bisa  langsung mendapatkan kesempatan untuk menjadi penghuni. Mereka harus melewati tahap verifikasi untuk menentukan penghuni Rusunawa.

“Yang miskin, tak punya rumah namun mempunyai kemampuan membayar sewa,” terangnya, kamis (4/8/2016).

Dia menjelaskan, untuk kebutuhan listrik dan air sudah siap untuk dialirkan ke rusunnawa.

“Tapi semua itu masih menjadi ditanggung anggaran Pemerintah Pusat,” katanya

Mei menambahkan dari petunjuk Bupati, penanggung jawab instalasi listrik harus memanfaatkan potensi lokal. Jadi kalau ada apa-apa bisa langsung dihubungi.

Pemkab Blora sampai saat ini belum bisa melangkah lebih jauh karena belum ada serah terima. Selama belum ada hitam diatas putih, Pemkab tidak bisa mengambil langkah.

Terkait rencana study banding pengelolaan rusun juga belum direncanakan.

“Penerapan tarif sewa juga masih dalam pembahasan, yang bakal dimasukkan dalam Peraturan Bupati (Perbup),” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *