Bangkalan Akan Terima Hibah Ratusan Ribu Ayam Petelur dan Josuper dari Kementan

oleh -55 views
Abd Razak Kadis Peternakan saat dimeja kerjanya selasa (26/03). (Foto: Anam/SI)

BANGKALAN, Selasa (26/03/2019) suaraindonesia-news.com –
Dalam waktu dekat sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) dan Rumah Tangga Miskin Pertanian (RTMP) di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, akan menerima Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Pertanian (Kementan) berupa Ayam Petelur dan Ayam Josuper.

Kepala Dinas Peternakan Bangkalan Abd Razak mengatakan, Kementan dalan waktu dekat akan berikan bantuan pada 23 Ponpes dan 8.931 Rumah Tangga Miskin Pertanian (RTMP).

“Untuk dua puluh tiga pondok pesantrean akan mendapatkan bantuan ayam petelur, masing-masing 500 ekor, jatah pakan selama dua bulan dan dana pembuatan kandang Rp 3.000.000, untuk 8.931 RTMP masing-masing akan mendapat 50 ekor ayam Jowo Super (Josuper), Biaya kandang Rp 500 ribu dan pakan 150 Kg,” tutur Razak dimeja kerjanya, Selasa (26/03) siang.

Menurutnya, bantuan hibah pusat tersebut akan diawali dengan agenda sosialisasi didua tempat, yakni ditempatkan di ponpes Al Hikam Kecamatan Burneh dan di Ponpes Al Islami Kecamatan Modung.

“Dalam waktu dekat Bulan Maret dan April akan dilaksakan sosialisasi juknis pelaksanaannya di dua titik, diponpes Al Hikam Burneh dan Al Islami Modung, kami masi dikasi angka gelondongan, by name by dresnya belum,” tambahnya.

Untuk RTMP yang mendapat bantuan berasal dari lima kecamatan, yakni Kecamatan Socah, Kamal, Labeng, Trageh dan Burneh serta akan dilaksanakan hingga Bulan September 2019 mendatang.

Terpisah, Dinas Sosial Bangkalan melalui Sekretari A Riady membenarkan perihal bantuan hibah berupa ayam petelur dan ayam josuper dari Kementan, namun dirinya juga mengaku belum mengantongi Juklak dan Juknis pelaksanaannya.

“Kami menerima infonya sudah lama, sekitar setengah Bulan yang lalu, mungkin setelah pihak pelaksana dari BPP pertanian menghadap Bupati juknisnya akan kami terima, dua orang datang kesini mengatakan pak sampean dapat kegiatan, tolong pak TKSK binaan Kemensos selaku yang tahu data lapangan dilibatkan,” terang Riady saat ditemui langsung diruang kerjanya.

Reporter : Anam
Editor : Amin
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *