Bakal Calon Wakil Bupati Ngamuk, KPU Pamekasan Mendapat Penjagaan Ketat

oleh -138 views
Suasana di Kantor KPU Pamekasan

PAMEKASAN, Jumat (1 Desember 2017) suaraindonsia-news.com – Bakal calon (Balon) Wakil Bupati Pamekasan dari jalur perseorangan H. Haryanto Waluyo tadi malam mengamuk di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Pasalnya, beredar santer isu di masyarakat jika dirinya telah di diskualifikasi, sedangkan KPU mendapat penjagaan ketat aparat keamanan.

“Kenapa KPU ini dijaga ketat banyak aparat Kepolisian, ada apa ini,” teriak H. Haryanto Waluyo saat memasuki halaman kantor KPU Pamekasan.

Kedatangan bacawabup dari jalur perseorangan itu, mendatangi kantor KPU sekitar pukul 21.00 Wib. Kamis (30/11) malam.

Baca Juga: Merusak Fasilitas Warga, Dewan Sidak Proyek Rumah Pompa Banjir

Menurut mantan anggota DPRD Pamekasan itu, jika permasalahan yang kecil menjadi pemicu pihaknya gagal untuk ikut pesta demokrasi lima tahunan, khususnya administrasi, maka pilkada mendatang akan gagal.

“Kalau KPU menerima salah satu calon yang cacat hukum, pilkada tidak akan ada, walupun hanya masalah kecil seperti administrasi, itu kan bisa diperbaiki,” ujar mantan Kepala Desa Batu Kerbuy, Kecamatan Pasean tersebut sambil mengebrak-gebrak meja.

Sedangkan H. Mazuki selaku Balon Bupati yang berpasangan dengan H. Haryanto Waluyo yang datang terlebih dulu dari pasangannya ke KPU menyampaikan bahwa kedatangannya Ke kantor KPU karena dihubungi untuk datang.

“Begitu saya masuk, surat yang ada di komisioner itu dikeluarkan dimasukkan lagi, jadi kami belum dapat informasi, tahu-tahu ada ramai-ramai diluar,” katanya.

Sementara itu, Moh. Hamzah selaku Ketua KPU Pamekasan saat dikonfirmasi mengatakan, memang kami belum menyampaikan hasil rapat pleno, jadi belum ada kepastian untuk diskualifikasi atau tidak.

“Sebetulnya kami akan menyampaikan hasil rapat pleno kepada yang bersangkutan, tapi karena belum disampaikan ke yang bersangkutan, kami tidak bisa memberikan hasil rapat pleno itu kepada wartawan,” ungkap Hamzah.

Sampai berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari KPU Pamekasan terkait di diskualifikasi atau tidaknya pasangan bakal calon perseorangan itu.(My/it)

Tinggalkan Balasan