REMBANG, Sabtu (7/12/2019) suaraindonesia-news.com – Pemasangan median jalan sepanjang 1.500 meter di Jalan Pemuda Rembang, Jawa Tengah beberapa hari ini terpaksa dibongkar lagi. setidaknya ada 12 titik median yang dibongkar, kemudian digali untuk pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).
Pembongkaran median dimulai dari Selatan depan Gedung Asrama Haji hingga depan Kecamatan Kota Rembang. Material beton bekas pembongkaran media jalan dan galian tanah berserakan ditengah jalan. Sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas saat malam hari.
Afif, salah satu pengguna jalan yang melintasi Jalan Pemuda menyayangkan “Seharusnya pihak proyek lebih memperhatikan keselamatan pengguna jalan, karena sisa meterial dibiarkan berserakan dan akan membahayakan ketika malam hari,” ujarnya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Ardita Manurung mengatakan, pihaknya hanya fokus melakukan pelebaran jalan. Masalah pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang baru terpasang setelah median jalan dipasang. Hal itu, karena menyesuaikan usulan dan ketersediaan anggaran.
“Jadi kami hanya sebatas menyampaikan usulan dari pemkab ke pusat. Seperti, LPJU dan perbaikan trotoar ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Daenuri Plt Dinas Perhubungan menyebutkan, pemasangan LPJU sebanyak 159 unit merupakan bantuan pusat, nantinya, lampu-lampu itu dipasang di sepanjang jalan Rembang – Blora.
Daenuri menyebutkan khusus pemasangan lampu di median jalan, harus menggali lobang yang cukup dalam, dikarenakan tiang LPJU nantinya khusus.
“Biasanya tiang LPJU hanya 9 meter, tapi disini nantinya akan dipasang tiang sekitar 11 meter, dan setiap tiang akan dipasang dua lampu untuk kiri dan kanan,” terangnya.
Perlu diketahui bersama, proyek Jalan Rembang – Blora digelontorkan Rp 1,36 miliar. Dana tersebut, untuk pelebaran jalan sepanjang 15 km dan 4 km peningkatan/rehabilitasi jalan. Proyek ini dikerjakan PT Buton Tirto Baskoro dari Banjarnegara.
Reporter : Minan
Editor : Amin
Publisher : Oca












