Badrut Tamam Ajak Seluruh Stake Holder Bersama Wujudkan 5 Program Prioritas

oleh -246 views
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menerima simbolis saat foto bersama di ruang peringgitan Dalam Mandhepa Agung Ronggosukowati.

PAMEKASAN, Kamis (25/03/2021) suaraindonesia-news.com – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam mengajak seluruh stake holder pemerintahan, untuk bergandengan tangan membangun daerah yang dipimpinnya saat ini berdaya saing dengan kabupaten/kota maju lainnya di Indonesia.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan, pihaknya memiliki lima program prioritas yang satu-kesatuan yang harus berjalan beriringan, meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur dan reformasi birokrasi.

Mewujutkan lima program prioritas tersebut membutuhkan kerja sama semua elemen pemerintahan maupun masyarakat, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten (Pemkab) sebagai pelaksana program, namun kabupaten ini harus dibangun bersama-sama.

“Pamekasan merupakan rumah bersama yang harus dijaga dan dirawat bersama-sama.Saya diberi amanah oleh rakyat untuk menjadi bupati selama lima tahun. Jabatan ini bukan menjadi tujuan utama, melainkan alat pengandian untuk membangun Pamekasan,” kata Baddrut Tamam saat menerima audiensi dari DPD Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) Jawa Timur, di Peringgitan Dalam, Rabu (24/3/2021).

Pihaknya saat ini sedang berikhtiar menjadikan Kabupaten Pamekasan berkemajuan dengan kerja produktif dan kreatif. Dari beberapa program yang telah dilakukan itu telah mendapat penghargaan mulai tingkat regional hingga nasional.

“Makanya perlu kerja sama kita semua untuk terus mendorong Kabupaten Pamekasan yang berkemajuan. Kalau kata orang Madura jung rojung lombhung,” tambah Baddrut Tamam, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Mantan anggota DPRD Jawa Timur ini menambahkan, pihaknya juga menerapkan role model baru di tubuh pemerintah kabupaten dan aparatur sipil negara (ASN) secara umum. Bahkan, dalam 100 hari kerja pertama memimpin, pihaknya telah mampu membuat mall pelayanan publik yang targetnya memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, terobosan itu juga mendapat rekor MURI.

“Di reformasi birokrasi ini kita ketemu, makanya di sini kita membutuhkan kerja sama yang solutif, tidak saling sikut, tetapi selalu membuat solusi dalam setiap persoalan. Karena Pamekasan ini rumah kita bersama,” pungkasnya.(Adv)

Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan