Atasi Krisis Kursi Sekolah, Pemkot Balikpapan Akan Bangun SMPN 29 di Grand City Tahun Ini - Suara Indonesia
BeritaPemerintahan

Atasi Krisis Kursi Sekolah, Pemkot Balikpapan Akan Bangun SMPN 29 di Grand City Tahun Ini

×

Atasi Krisis Kursi Sekolah, Pemkot Balikpapan Akan Bangun SMPN 29 di Grand City Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
IMG 20260112 211458
Foto: Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali.

BALIKPAPAN, Senin, (12/1) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kota Balikpapan terus memacu pembangunan infrastruktur pendidikan guna mengejar ketertinggalan fasilitas sekolah di Kota Beriman. Terbaru, sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 29, dipastikan akan mulai dibangun tahun 2026 ini di kawasan perumahan elit Grand City, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bukti konkret keseriusan pemerintah dalam menjawab keluhan masyarakat terkait minimnya daya tampung sekolah negeri saat masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“Tahun ini pembangunan sudah mulai berjalan dengan alokasi anggaran dari APBD 2026 berkisar di angka Rp20 miliar,” ujar Gasali kepada awak media.

Sekolah baru ini nantinya akan berdiri di atas lahan seluas 2 hektare di kawasan perumahan Grand City, Graha Indah. Lahan tersebut merupakan aset fasilitas umum (fasum) yang telah resmi dihibahkan oleh pihak pengembang kepada Pemerintah Kota Balikpapan.

Meski awalnya direncanakan sebagai sekolah terpadu (SD dan SMP), Gasali menjelaskan adanya penyesuaian rencana akibat kebijakan efisiensi anggaran. Untuk tahap ini, pemerintah memprioritaskan pembangunan fasilitas SMP terlebih dahulu agar segera bisa fungsional.

Komitmen pemerintah tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik gedung. Untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan optimal, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan juga tengah memproses perekrutan tenaga pendidik.

Gasali mengungkapkan, sebanyak 200 tenaga pengajar baru akan direkrut melalui mekanisme Kontrak Kerja Individu (KKI) pada tahun 2026 ini.

“Tahun ini juga proses penerimaan KKI akan dilakukan di Disdikbud. Tenaga pengajar ini nantinya akan disebar ke berbagai sekolah, terutama untuk mengisi kebutuhan di tingkat SD dan SMP,” tambahnya.

Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkecil kesenjangan fasilitas pendidikan di Kota Balikpapan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses sekolah negeri yang lebih dekat dengan pemukiman warga.

Reporter: Fauzi
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri

Tinggalkan Balasan