Atasi Inflasi Komoditi Pertanian, DKPP Kota Bogor Dorong Petani dan KWT Maksimalkan Pemanfaatan Lahan

oleh -86 views
Kepala DKPP Kota Bogor, Anas S Rasmana (tengah) saat dilokasi pertanian.

KOTA BOGOR, Rabu (24/03/2021) suaraindonesia-news.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor mencatat ada lima (5) komoditi pertanian penyumbang inflasi terbesar di Kota Bogor bahkan nasional.

Ke-lima komoditi pertanian tersebut antara lain, cabe (cabe merah, cabe kriting dan cabe hijau), Cabe rawit (cabe rawit kecil dan cabe jablay), bawang merah, bawang putih dan ayam, demikian disampaikan Kepala DKPP Kota Bogor, Anas S Rasmana, Rabu (24/03/2021).

Menurutnya, Ke-lima komoditi tersebut penyumbang terbesar terjadinya inflasi dan bisa mengguncang perekonomian nasional.

“Bila ke-lima komoditi itu tak tercukupi di pasaran dapat menyebabkan perekonomian nasional berguncang dan inflasi,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi hal itu tambah Anas, Pemkot Bogor melalui DKPP bersenergi dan mendorong para petani maupun Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk memaksimalkan lahan yang ada untuk ditanam cabe atau pertanian lain.

Anas menyebutkan ada beberapa KWT di Kota Bogor, ikut membantu pemerintah dan ikut andil menstabilkan perekonomian di Kota Bogor seperti KWT Sari Puspa. Mereka didorong menanam Cabe, bawang dan sayuran dan salah satu terbesar menanam bawang merah di kota hujan.

Dikatakan Anas, KWT MBR, konsen menanam bawang merah dan sayuran serta telah berjalan dengan baik. Selain itu, Sekolah Abdullah bin Nuh ikut membantu pemerintah, menanam cabe dan beberapa komoditi pertanian termasuk sayur mayur.

Sementara MBR di Katulampa Bogor Timur berbagai komoditi pertanian sudah berjalan dengan baik.

“DKPP juga mendorong masyarakat untuk berternak ayam Arab sebagai penghasil telur, yang dapat diandalkan,” imbuhnya.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *