Atas Bantuan Baznas dan RSU dr Moh. Anwar Sumenep, Warga Sapeken yang Kritis Akhirnya Dipulangkan - Suara Indonesia
BeritaKesehatan

Atas Bantuan Baznas dan RSU dr Moh. Anwar Sumenep, Warga Sapeken yang Kritis Akhirnya Dipulangkan

Avatar of Suara Indonesia
×

Atas Bantuan Baznas dan RSU dr Moh. Anwar Sumenep, Warga Sapeken yang Kritis Akhirnya Dipulangkan

Sebarkan artikel ini
IMG 20240831 083448
Foto: Hendri (25), warga Sapeken saat dijemput menggunakan ambulans yang disediakan oleh RSU dr Moh. Anwar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. (Foto: Dok. suaraindonesia-news.com).

SUMENEP, Sabtu (31/8) suaraindonesia-news.com – Hendri (25), warga Sapeken yang sempat mengalami kondisi kritis akibat insiden di perairan Pulau Letung, Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, akhirnya dapat kembali ke keluarganya.

Setelah berminggu-minggu menghadapi penderitaan karena kelumpuhan dan luka parah yang terinfeksi hingga 80 persen di tubuhnya, Hendri kini bisa pulang berkat bantuan dari Baznas Sumenep dan RSU dr Moh. Anwar, Sumenep.

Pada Kamis (29/8) pukul 15.00 WIB, Hendri dijemput menggunakan ambulans yang disediakan oleh RSU dr Moh. Anwar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Penjemputan ini menjadi momen penuh haru bagi Hendri dan keluarganya, mengingat kondisinya yang kritis serta perjalanan panjang yang telah ditempuh.

Menurut Ismul, perwakilan keluarga Hendri, upaya ini dilakukan setelah Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep tidak dapat memfasilitasi ambulans untuk menjemput Hendri. Ismul kemudian menghubungi Direktur RSU dr Moh. Anwar, dr Erliyati, M.Kes, untuk meminta bantuan. Permintaan ini segera direspon positif.

“Alhamdulillah, kami dipinjami ambulans untuk menjemput Hendri di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Sopir dan biaya BBM ditanggung Baznas Sumenep. Sore kemarin, Hendri langsung dibawa ke Pelabuhan Kalianget untuk selanjutnya dibawa ke Sapeken,” kata Ismul.

Hendri sebelumnya mengalami lumpuh total dan tidak bisa bekerja lagi setelah insiden di perairan Pulau Letung. Upaya pengobatan di Riau tidak berhasil, sehingga keluarga dan teman-temannya memutuskan untuk memulangkan Hendri ke kampung halamannya di Sapeken. Namun, perjalanan laut yang panjang dan kondisi Hendri yang tidak bisa duduk menimbulkan kendala besar setibanya di Surabaya.

“Dengan sukarela, kami mengumpulkan dana untuk membawa Hendri pulang. Tetapi ketika sampai di Pelabuhan Tanjung Perak, kami kesulitan melanjutkan perjalanan karena Hendri harus berbaring sepanjang waktu,” jelas Ismul.

Awalnya, Ismul menghubungi Dinsos P3A Sumenep untuk meminta bantuan ambulans, namun permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi. Kabid Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinsos P3A, Fajarisman, menyatakan bahwa dinas tidak memiliki fasilitas ambulans yang memadai untuk membantu dalam situasi tersebut.

“Saat ini, dinas belum bisa membantu karena keterbatasan fasilitas dinas,” ungkap Fajarisman.

Kini, dengan bantuan RSU dr Moh. Anwar, Hendri telah tiba di Sumenep dan sedang dalam perawatan lanjutan. Keluarga dan teman-temannya berharap Hendri dapat menerima perawatan yang lebih baik di kampung halamannya dan pulih dari kondisi kritis yang dialaminya.