KOTA BOGOR, Kamis (16/07) suaraindonesia-news.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena, meraih predikat “Prestasi Istimewa Peringkat Satu” dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan III yang diselenggarakan di Kampus ASN Corporate University, Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Predikat tersebut diberikan atas capaian dan kinerja Erna Nuraena selama mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran kepemimpinan strategis tingkat nasional.
Selain itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor, Lia Kania Dewi, bersama Erna Nuraena juga berhasil masuk dalam 14 besar peserta dengan predikat “Sangat Memuaskan” dari total 60 peserta yang berasal dari berbagai instansi, meliputi kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kota, hingga pemerintah kabupaten.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, turut memberikan apresiasi atas capaian yang diraih jajaran Pemerintah Kota Bogor tersebut.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti komitmen ASN Kota Bogor dalam meningkatkan kompetensi, kapasitas kepemimpinan, serta menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik.
“Prestasi ini tentunya menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kota Bogor. Ini menunjukkan bahwa ASN Kota Bogor memiliki kapasitas dan kemampuan yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Denny Mulyadi, Kamis (16/07/2026).
Ia berharap ilmu, pengalaman, serta jejaring yang diperoleh selama mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II dapat diimplementasikan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus menghadirkan program-program strategis yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Harapannya, capaian ini tidak berhenti sebagai prestasi pribadi, tetapi menjadi energi baru untuk terus menghadirkan perubahan dan inovasi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II merupakan program pengembangan kompetensi bagi pejabat pimpinan tinggi pratama yang bertujuan membentuk pemimpin perubahan, sehingga mampu merancang dan mengimplementasikan kebijakan strategis di lingkungan pemerintahan.












