ASN di Deli Serdang Tewas Usai Kecelakaan

Avatar of admin
×

ASN di Deli Serdang Tewas Usai Kecelakaan

Sebarkan artikel ini
IMG 20230211 140158
Foto: Korban tewas menghembuskan napas terakhirnya ketika hendak dibawa ke Rumah Sakit (RS) Grand Medistra, Lubuk Pakam. (Foto: M. Habil Syah/SI)

DELI SERDANG , Sabtu (11/02/2023)
suaraindonesia-news.com – Koster Nababan, salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) berusia 47 tahun, warga Dusun XI, Gang Musala/Mangga XII, Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, menghembuskan napas terakhirnya ketika hendak dibawa ke Rumah Sakit (RS) Grand Medistra, Lubuk Pakam.

Meninggalnya ASN yang bertugas di Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Deli Serdang itu akibat kecelakaan lalulintas (lakalantas) yang dialaminya di Simpang Kayu Besar Tanjung Morawa-Bandara Kualanamu, tepatnya di Jalan Sultan Serdang, depan Kompi 2 Yon A Sat Brimob, Dusun IV, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang.

Kasat Lantas Polresta Deli Serdang Kompol Nasrul, melalui Kanit Gakkum Satlantas IPTU Khairil Anwar kepada wartawan, Sabtu (11/2/2023) membenarkan telah terjadi kecelakaan pada Jumat (10/2/2023) kemarin yang bermula ketika korban mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 BK 3893 MAZ melaju dari arah Simpang Kayu Besar menuju Bandara Kualanamu.

Korban bertabrakan dengan Mobil Bus Mitsubishi ALS BK 7623 DP yang dikemudikan Sultoni Siregar (44), warga Jalan Sukatirta, Lingkungan XI, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

“Korban dan bus melaju dari arah yang sama menuju Bandara Kualanamu,” kata Iptu Khairil Anwar.

Korban yang terpental ke aspal mengalami sejumlah luka, yakni memar di bagian kepala, patah tulang tangan kanan dan kiri, lecet di bagian wajah, lecet di bagian dada sebelah kiri.

“Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit Grand Medistra, Lubuk Pakam,” ucap Khairil Anwar.

Untuk proses penyelidikan, polisi mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan dan memintai keterangan sejumlah saksi mata.

Reporter: M. Habil Syah
Editor: Wakid Maulana
Publisher: Nurul Anam