Apel Bersama Menolak Paham Radikal Dan ISIS Di Kabupaten Grobogan

oleh -16 views

Reporter: Miftakh

Grobogan, 21/07/2016 (Suaraindonesia-news.com) – Dengan banyaknya gerakan – gerakan teror yang terjadi di Indonesia seperti yang terjadi baru baru ini seperti pengoboman bunuh diri di Mapolres Solo dan terjadinya tembak menembak di Poso yang menewaskan dua orang dari kelompok DPO Santoso dengan gabungan aparat Kepolisian dan TNI, Pemerintah Kabupaten Grobogan, Polres Grobogan, TNI dan elemen masyarakat Grobogan mengadakan apel bersama menolak paham radikal dan ISIS.

Apel tersebut dipusatkan di alun-alun Purwodadi hari Kamis ( 21/7/2016 ) depan pendapa Kabupaten Grobogan, yang dihadiri oleh Bupati Grobogan, Kapolres Grobogan, Kepala Kejaksaan Negeri dan Dandim 0717 Purwodadi. dengan bentuk upacara dan pembacaan ikrar  menolak paham radikal, ISIS dan segala bentuk teroris di Kabupaten Grobogan yang langsung dibacakan oleh Bupati Grobogan sebagai Pembina Upacara dengan diikuti oleh semua peserta upacara apel tersebut.

Sri Sumarni SH, sebagai Bupati Grobogan hari Kamis ( 21/7/2016 ) mengatakan ” kegiatan ini adalah sosialisasi untuk masyarakat agar tidak takut dengan teror dan kita bersama – sama menolak semua gerakan teror di Grobogan ini dan akan disosialisasikan sampai ketingkat bawah,” katanya.

Begitu juga Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning, S.H. S.I.K. mengatakan ada tempat untuk melaporkan apabila ada indikasi kelompok atau seseorang yang berbuat teror laporkan ke RT/RW, Kepala Desa, Polsek di Kecamatan – Kecamatan, Kesbanglimas, Babinkamtibmas atau Babinsa di setiap Desa.

“Kegiatan apel ini untuk satu misi, satu visi ataupun satu suara untuk melawan bersama – sama paham radikal, ISIS dan segala bentuk teroris di Kabupaten Grobogan,” ujarnya.

Elemen masyarakat yang mengikuti apel bersama menolak paham radikal, ISIS dan segala bentuk terorisme sangat antusias dan semangat demi keamanan dan keutuhan NKRI, elemen masyarakat yang mengikuti apel tersebut seperti laskar merah putih, pondok pesantren, komunitas cinta sholawat, KNPI, FKPPI, dan lain lainya juga ikut membubuhkan tanda tangan di kain putih untuk menolak radikal, ISIS dan segala bentuk teror di Kabupaten Grobogan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *