BLORA, Jumat (11/7) suaraindonesia-news.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Blora mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang kerap muncul pada masa peralihan musim hujan ke musim kemarau.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edy Widayat, menjelaskan bahwa perubahan cuaca yang cukup ekstrem dengan suhu udara yang lebih dingin dapat memicu peningkatan kasus penyakit tertentu di masyarakat.
“Memasuki pergantian musim hujan ke kemarau ini, sejumlah penyakit yang patut diwaspadai antara lain batuk, demam, diare, dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Oleh karenanya, masyarakat harus lebih peka lagi terhadap kondisi lingkungan yang bisa menimbulkan penyakit,” ujar Edy Widayat, Jumat (11/7).
Ia menambahkan, masyarakat di daerah pelosok desa diimbau lebih memperhatikan faktor kebersihan lingkungan serta potensi polusi udara yang dapat memperburuk risiko kesehatan.
“Upaya antisipasi terhadap faktor-faktor yang menjadi sumber penyakit harus dilakukan lebih dini. Harapannya langkah ini bisa menekan angka kejadian penyakit di Kabupaten Blora,” tuturnya.
Dinas Kesehatan mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah, memastikan asupan gizi yang cukup, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala gangguan kesehatan.













