Antisipasi Penyakit ISPA, Dinkes OKI Bagikan Masker

oleh -205 Dilihat
Pose bersama pelajar SDN 14 Kayuagung, Usai Pembagian Masker gratis.

OGAN KOMERING ILIR, Selasa (17/9/2019) suaraindonesia-news.com – Antisipasi penyakit Inpeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat Kabut asap kebakaran hutan, kebun dan lahan (Karhutbunlah) diwilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Dinas Kesehatan OKI kembali bagikan masker.

Pembagian masker tersebut dilaksanakan di 3 tempat yakni, dipintu masuk kantor Pemda OKI, di sdn 14 Kayuagung dan pendopo kabupatenan.

Kepala Dinas Kesehatan OKI Muhamad Lubis, SKM, M.Kes didampingi Drg. M. Arifin Yuslim selaku Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes OKI mengatakan, pembagian masker tersebut dilakukan tim Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) Dinkes OKI 119.

“Kami siapkan 2.000 masker,” jelas Arifin, Selasa(17/9).

Arifin menuturkan, usai membagikan masker dipintu masuk kantor Pemda OKI selanjutnya tim spgdt melakukan penyuluhan dan pembagian masker di SDN 14 sebanyak 1.000 masker dan diteruskan pada Ibu ibu pengajian dipendopo Kabupatenan sebanyak 300.

Arifin menambahkan, kepada masyarakat diharapkan melakukan kiat-kiat sebagai berikut, agar terhindar dari ISPA.

“Hindari atau kurangi aktifitas diluar rumah/gedung terutama bagi mereka yang terkena penyakit jantung dan gangguan pernapasan. Jika terpaksa keluar rumah sebaiknya mengunakan masker, minumlah air putih lebih banyak dan sering, selalu melakukan perilaku hidup bersih sehat(PHBS) seperti makan bergizi, jangan merokok dan istirahat yang cukup,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, bagi yang telah mempunyai gangguan paru dan jantung sebelumnya, berkonsultasilah pada dokter di Puskesmas untuk perlindungan tambahan, sayuran dan buah-buahan dicuci sebelum dikonsumsi begitu pula bahan makanan dan minuman perlu dimasak dengan baik.

“Upayakan polusi diluar tidak masuk kedalam rumah/sekolah/kantor dan ruang tertutup lainnya, selain itu untuk penampungan air dan makanan harus terlindung dengan baik. Namun bila sudah ada tanda ataupun gejala penyakit ispa, bawa untuk diperiksa ke puskesmas terdekat,” pungkas.

Reporter : Firman
Editorial : Amin
Publis : Marisa

Tinggalkan Balasan