Antisipasi Pengaruh Buruk Pengunaan Gadget, Pelajar Dilarang Bawa Ke Sekolah

Kadis Pendidikan OKI Muhamad Amin.

OGAN KOMERING ILIR, Kamis (7/11/2019) suaraindonesia-news.com – Antisipasi dampak buruk yang diakibatkan pengunaan gadget (gawai) secara berlebihan sejumlah sekolah dikabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) larang pelajar bawa kesekolah.

Mulyadi kepala SMP Negeri 2 Kayuagung mengatakan, sebagai langkah awal guna mengantisipasi dampak buruk pengunaan adroid pada beberapa kesempatan ketika memberikan pengarahan.

“Pada siswa sekolah selalu diimbau untuk dapat menggunakan gadget pada hal yang positif. Mereka juga dapat bijak menggunakan media sosial,” ungkapnya. Kamis (7/11).

Ia menambahkan pihaknya juga melakukan pelarangan bawa hp adroid disekolah.

“Sejak sebelum saya memimpin sekolah ini sudah ada larangan membawa hp ke sekolah. Sampai sekarang larangan tersebut masih berlaku,” jelasnya.

Kendati demikian, Mulyadi menuturkan pada proses pelaksanaan terkadang sekolah masih kecolongan juga, ada saja siswa yang bawa hp.

“Siswa yang ketahuan bawa hp maka hpnya ditahan dulu oleh sekolah dan menyuruh orang tuannya untuk mengambilnya pada keesokan hari,” jelasnya.

Ia pun berharap partisipasi wali murid agar memonitor kegiatan anaknya dirumah.

“Himbauan kita untuk memantau penggunaan gadget tersebut pada anaknya di rumah. Jangan sampai digunakan pada hal yang tidak mengandung manfaat,” pintanya.

Hal senada juga disampaikan Letorba, waka Humas SMA Negeri Unggulan 3 Kayuagung, pelajar dilarang membawa Hp adroid disekolah.

“Ya, mengenai gadget di SMAN 3 unggulan kayuagung, siswa siswi dilarang membawa HP android, menggingat efek negatif dari gadget tersebut,” ungkapnya.

Muhamad Amin Kepala Dinas Pendidikan(Diknas) OKI mengatakan, kendati laporan dampak negatif, apalagi yang menggangu kesehatan sampai saat ini belum ada.

“Diknas terus berupaya disetiap kesempatan telah mengingatkan kepada para siswa melalui guru dan kepala sekolah dan pengawas agar anak kita dibatasi dalam penggunaan gadget dan selalu dalam pengawasan orang tua,” ungkapnya.

Reporter : Firman
Editorial : Amin
Publisher : Oca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here