Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSUD dan RS Graha Medika Tambah Ruangan

oleh -55 views
Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim (kiri).

BOGOR, Minggu (05/04/2020) suaraindonesia-news.com – Dalam upaya pencegahan penyebaran wabah virus corona (Covid-19), Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar rapat koordinasi dengan para pimpinan 15 Rumah Sakit (RS) rujukan untuk menanggulangi penyakit infeksi emerging tertentu di Kota Bogor.

Dari total tersebut, hanya tiga RS saja yang siap secara keseluruhan dalam melakukan penanganan medis bagi orang terpapar Covid-19, yakni RSUD Kota Bogor, Bogor Senior Hospital dan Siloam Hospital.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan, dalam mempersiapkan sejumlah RS untuk menjadi rujukan penyakit infeksi emerging tertentu, dalam hal ini Covid-19, tidaklah mudah. Menurut dia, masih banyak RS belum dilengkapi peralatan yang berteknologi canggih.

“Terdapat berbagai kendala dan permasalahan untuk dapat menjadikan sebuah RS menjadi rujukan penyakit infeksi emerging tertentu (Covid-19), diantaranya masalah teknis seperti ketidaksiapan tenaga medis, tidak memiliki ruang isolasi kompresi negatif, ketidakpastian ketersediaan APD, ketidakcukupan alkes pendukung seperti ventilator dan tenaga dokter spesialis yang jumlahnya pun sangat terbatas,” ujar Dedie di Crisis Center Gugus Tugas Covid-19, Sabtu (04/04/2020) kemarin.

Sebagai langkah untuk mempersiapkan segala kemungkinan penanganan wabah virus corona ini, Dedie akan memperluas daya tampung pasien Covid-19 di RSUD. Dari semula menampung 32 bed menjadi 70 bed.

“Pemkot bersama RSUD telah bekerjasama dengan RS Graha Medika untuk menjadi RS yang dikhususkan menampung pasien ODP dan PDP ringan berdaya tampung 55 bed. Di RS itu juga akan disiapkan tempat untuk sarana penginapan bagi para tenaga medis,” katanya.

Dari 15 RS yang sudah melaksanakan fungsi penanganan Covid-19, hanya RSUD, Siloam Hospital dan Bogor Senior Hospital.

Selain ketiga RS tersebut, hadir pula dalam rapat, antara lain RS Salak, RS Hermina, RS PMI, RS Azra, RS BMC, RSU Islam, RS Juliana, RS Medika Dramaga, RS Melania, RS Mulia, RS Ummi, dan RS Vania.

Mengenai minimnya APD dan perlengkapan medis, Pemkot Bogor telah menerima donasi dari sejumlah pihak. Bantuan tersebut dipusatkan di Rumah Dinas Wali Kota Bogor yang kini dimanfaatkan oleh tim Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Covid-19.

“Alhamdulilah donasi banyak berdatangan. Dari mulai APD, masker dan perlengkapan lainnya telah terkumpul dari sejumlah pihak dan sudah didistribusikan. Terima kasih kepada semua atas bantuan yang telah dikirimkan untuk para tenaga medis di Kota Bogor,” ungkapnya.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *