Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Bulan Ramadhan, Polresta Bogor Kota Turunkan Polisi Ramadhan

oleh -51 views
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro (kiri) saat konferensi pers.

KOTA BOGOR, Senin (12/04/2021) suaraindonesia-news.com – Antisipasi lonjakan pandemi Covid-19 di bulan ramadhan ini, Polresta Bogor Kota turunkan Polisi Ramadhan di area publik, tempat ibadah dan tempat gangguan Kamtibmas.

“Dimensi yang kita utama sekarang ini adalah kesehatan, jadi kita akan turunkan polisi Ramadhan di area publik, tempat tempat ibadah maupun ditempat gangguan Kamtibmas,” demikian disampaikan Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat konferensi pers di lapangan apel Pusdik Zeni jln Sudirman Bogor, Senin (12/04).

Menurutnya, semua pihak harus kerjasama untuk menekan lonjakan Covid-19, Forum Komunikasi Pimpinnan Daerah (Forkopimda) maupun para alim ulama yang ada di Kota Bogor ini.

“Kita harus bekerja keras agar kita semua bisa lebaran di rumah tidak harus di rumah sakit, kami tau para alim ulama dekat dengan jamaahnya, makanya kami mengundang para alim ulama agar bisa bersama-sama bersinergi,” ungkapnya.

Kombes Pol Susatyo menambahkan, pihaknya sendiri sudah menyiapkan 6 pos yang penjagaannya 24 jam di berbagai titik di Kota Bogor.

“Kami telah menyiapkan 6 titik pos penjagaan 24 jam termasuk juga ada polisi ramadhan perempuan, kemudian saat sore berganti dengan polisi Ramadhan yang laki-laki,” ujarnya.

Kombes Pol Susatyo menjelaskan, dari 850 Masjid di Kota Bogor, ada 147 Masjid yang jumlah jamaahnya cukup besar.

“Kami akan membantu para marbot dan DKM untuk bersama-sama untuk menjaga Prokes saat kegiatan ibadah sehingga dua titik yaitu pada area publik atau pun di tempat ibadah, menjadi sasaran kita supaya jangan sampai nanti Kota Bogor kembali ke zona merah,” tuturnya.

Selain itu kata Kombes Pol Susatyo, di bulan Ramadan ini yang menjadi prioritas adalah menjaga Kamtibmas.

“Sebagian anak muda, pada saat sahur on the road dan selesai tarawih ada yang tawuran, jadi perlu ada pencegahan, alhamdulilah dua bulan ini, kami sudah berhasil menekan angka tawuran sampai zero, tentunya ini atas doa semuanya,” kata Kapolresta.

Ditempat yang sama, Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan, ada tiga waktu yang menciptakan kerumunan yang perlu diantisipasi.

“Kita tidak mau lengah terjadi kerumunan di bulan Ramadan ini, ada tiga waktu yang harus di antisipasi, saat shalat tarawih, jelang saur dan jelang buka puasa,” pungkasnya.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *