Antisipasi Kenaikan Harga Sembako Jelang Lebaran, Wabup Sidak Pasar

Wabup Probolinggo, Timbul Prihanjoko saat sidak harga sembako di Pasar Tradisional Dringu, Senin (7715)

Probolinggo, Sura Indonesia-News.Com – Dalam antisipasi kenaikan harga Sembilan Bahan Kebutuhan Pokok (Sembako) Wabup Probolinggo, Timbul Prihanjoko beserta Dinas terkait turun kepasar Tradisional Dringu dan beberapa tempat perbelanjaan Swalayan melakukan sidak harga sembako, juga antisipasi makanan dan minuman kemasan yang kadaluwarsa, Senin (7/7/15).

“Dalam sidak tersebut ditemukan ada beberpa produck makanan dan minuman yang sudah mendekati Kadaluwarsa di Swalayan Indomart Pasar Dringu”.

Selain itu juga diketahui ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan,dan penurunan. Beberapa harga pokok yang mengalami kenaikan harga diantaranya telor ayam horn sebelumnya Rp.18.000,-/Kg naik menjadi Rp.20.000,-/Kg, harga daging ayam potong dari Rp.28.000,-/Kg naik menjadi Rp.30.000,-/Kg.

Sementara harga sayur mayur yang mengalami penurunan diantaranya, Terong dari Rp.7000,-/Kg turun menjadi Rp.5000,-/Kg. Sedang harga gula, beras dan daging sapi hingga saat ini masih stabil, misal beras standar Rp.8500,-/Kg, gula pasir Rp.11.000,-/Kg

Selain melakukan sidak harga sembako di pasar tradisional Dringu, dihari yang sama Wabup juga membuka Pasar Murah Bersubsidi yang diselenggarakan Diskoperindag Pemkab Probolinggo dihalaman Kantor Kecamatan Dringu.

Wabup mengatakan tujuan diselenggarakannya Pasar murah bersubsidi ini salah satunya adalah untuk menekan inflasi dari kenaikan harga sembako dipasar menjelang lebaran.

“Wabup juga menghimbau kepada ibu-ibu rumah tangga agar dalam bulan Ramadhan ini tidak berbelanja yang berlebihan, belanjalah sesuai kebutuhan, karena berbelanja berlebihan itu bisa menyebabkan naiknya harga”. Ibu-ibu jangan khwatir, karena stok sembako hingga pasca lebaran tercukupi, terang Wabup menandaskan.

Ditempat yang sama kepala Diskoperindag Pemkab Probolinggo, Sidik Wijanarko menambahkan, Pasar Murah Bersubsidi ini diselenggarakan di 10 titik diwilayah Kabupaten probolinggo hingga 15-Juli-2015,ujar Sidik menambahkan. (Singgih).


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here