Antisipasi Erupsi Gunung Bromo

oleh -73 views
Probolinggo, Suara Indonesia-News.Com – Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Pemkab Probolinggo dalam melakukan antisipasi terjadinya bencana alam erupsi gunung bromo, Kamis (11/6 /15) dilapangan bola Kecamatan Sukapura melakukan Sosialisasi dan Simulasi tehknik penanganan evakuasi warga sekitar gunung bromo yang rentan terkena dampak erupsi diungsikan ketempat pengungsian yang aman.
Dalam kegiatan tersebut BPBD bekerja sama dengan Kodim 0820, Polres Probolinggo, Dinas terkait, ORARI, Organisasi Kemasyarakatan, serta Relawan.
Kepala BPBD Pemkab Probolinggo, Dwi Joko mengatakan, sosialisasi dan simulasi ini dilaksanakan untuk memberi materi kepada para Petugas, Dinas terkait, Organisasi Kemasyarakatan dan relawan tentang tekhnik penanganan evakuasi warga sekitar gunung bromo yang rentan terhadap dampak erupsi gunung bromo. “Kegiatan ini dilakukan untuk terwujudnya Probolinggo Tangguh Bencana” ucapnya.
ATT_1434022998173_IMG_20150611_103632Kegiatan ini, lanjut Dwi Joko mengatakan, diikuti oleh Perugas Instansi terkait, ORARI, Organisasi Kemasyarakatan, serta 200 orang relawan dari Kecamatan Sukapura, Kecamatan Sumber, Kecamatan Lumbang, dan Kecamatan Kuripan.
Sementara Bupati Probolinggo, Puput Tantriana mengatakan, setiap rentan waktu 4-6 tahun status gunung bromo mengalami peningkatan. Dari bencana erupsi bromo pada tahun 2010 sampai tahun 2015 sekarang sudah ada rentan waktu 5 tahun, untuk itu kita harus waspada demi untuk keselamatan warga, ujarnya.
Puput Tantriana juga mengatakan, selaku Kepala Daerah tidak berharap adanya bencana alam terjadi. Kalaupun terjadi ada erupsi gunung bromo, semua warga yang rentan dampak erupsi diharap bisa selamat, harapnya.
Orang nomor satu di Probolinggo ini menandaskan, “mulai hari ini kami bersama dengan Dinas terkait, Otganisasi Kemasyarakatan, ORARI dan relawan sudah melakukan MoU berkomitmen melakukan pertolongan penanganan evakuasi warga yang rentan terkena bencana erupsi gunung bromo dibawa ketempat pengungsian/penampungan yang aman” tandasnya.
Selanjutnya dalam skenario simulasi diawali dari Petugas BMG dan Volkanologi menginformasikan adanya peningkatan status gunung bromo dari status waspada ke siaga meningkat awas ke BPBD yang selanjutnya diteruskan kepada Bupati Probolinggo.
Dari laporan tersebut selanjutnya Bupati Probolinggo Puput Tantriana menyampaikan keseluruh elemen pendukung untuk secepatnya kelokasi  melakukan tindakan evakuasi warga dibawa ketempat yang aman. (Singgih).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *