Antara Kasus Kambing Etawa dan Bantuan Kambing Dinsos Bangkalan

Ilustrasi

BANGKALAN, Kamis (19/09/2019) suaraindonesia-news.com – Bergulirnya kasus pengadaan BUMDes Kambing etawa yang telah menahan dua tersangka pentolah pejabat pemerintah Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, melahirkan nalar kritis dari pengamat kebijakan publik Kabupaten setempat.

Kasus pengadaan BUMDes Kambing Etawa yang sedang berjalan tersebut menurut Abdul Rohman Tohir salah satu pengamat kebijakan publik tidak menutup kemungkinan kelemahan serupa juga terjadi pada pengadaan bantuan Kambing melalui Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan.

Menurutnya, Dinsos perlu memaparkan pada publik perihal mekanisme hingga detail regulasi pengadaan bantuan kambing pada masyarakat miskin oleh Dinas Sosial selama ini.

“Apa selama ini Dinas Sosial Bangkalan mempublikasikan data detail jumlah, harga, hingga regulasi dari rencana penganggaran hingga pelaporan realisasi bantuan kambing tersebut pada publik,” paparnya.

Hal tersebut disampaikan karena menurut Tohir pengamat kebijakan anggaran yang juga merupakan salah satu mahasiswa paska sarjana Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura (UTM), merupakan suatu pelanggaran jika badan publik menutupi transparansi APBD dari publik.

“Jangan-jangan disitu ada permainan antara perealisasian dan pengespejean tidak sama, jika hal itu tidak dubuka pada publik masyarakat berhak curiga, ada hak mereka yang disalah gunakan,” ucapnya.

Selain itu kata dia, pentingnya keterbukaan tersebut berfungsi agar keikutsertaan masyarakat dalam mengawal kinerja pemerintah khususnya dalam mensejahterakan masyarakat bisa lebih maksimal.

“Ya pelaksana pengadaannya kan mirip, perlu ditunjukan pada publik berapa jumlah pengadaan kambing itu pada setiap tahunnya juga harganya, agar tidak mengundang kecurigaan masyarakat,” imbuhnya menyarankan.

Terpisah, Didik Yanuar Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial kabupaten setempat menyatakan bahwa pengadaan kambing untuk TA 2019 hingga saat ini belum direalisasikan.

“Pengadaan bantuan kambing dari kami anggaran 2019 ini masi belum mas,” ucapnya.

Reporter : Anam
Editor : Amin
Publisher : Marisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here