Anna Morinda: Mencium Hajarotul Aswad Pembelajaran Hidup Bagi Manusia

Reporter: Iran G Hasibuan

Bogor, Rabu 07/09/2016 (suaraindonesia-news-com) – Menunaikan ibadah haji pergi beribadah ke Mekkah, setidaknya sekali seumur hidup bagi mereka yang mampu adalah rukun Islam yang ke lima.

Sehingga ketika seseorang itu jika sudah mampu maka wajiblah baginya untuk menunaikan ibadah haji, begitu juga ketua DPRD Metro Kota Anna Morinda yang pada saat ini sedang menunaikan ibadah haji.

Saat di mekkah ketika dirinya beranjak dari Mekkah menuju Mina untuk menunaikan wukuf, dirinya sempat menceritakan kepada suaraindonesia melalui WhatsApp, bahwa saat dirinya mencium hajarotul aswat, berkat diberikan izin oleh Allah SWT dirinya sempat mencium hajar aswat agak lama dan juga sholat di hijir ismail. Menurutnya saat perjuangan orang untuk mencium hajarotul aswat hampir bisa disetarakan perjuangan hidup dan mati seseorang.

“Disinilah kita tidak boleh marah apalagi membalas ketika kepala kita hampir terinjak orang, kaki diinjak, wajah disikut,disini jugalah kita menyadari betapa rendahnya derajat kita sebagai manusia,” tuturnya.

Hal-hal yang sedang dialaminya saat mencium hajarotul Aswat adalah bahagian dari pembelajaran hidup,saat disana hanya bisa berpasrah mengenai keselamatan dan lainnya dan hanya mengikuti arus dan menyebut nama Allah… hingga tawaf ke tujuh.

Selain itu, menurut Anna Morinda saat berada disana dirinya menyadari sejatinya pengetahuan itu begitu rendah, bahkan tidak ada yang tau kapan waktu akan berakhir.

“Itu hanyalah rahasia Allah,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here