Angka Stunting di Pati Turun Menjadi 5.4 Persen

oleh -69 Dilihat
Pembukaan Gerak Stunting Tingkat Kabupaten / Kota eks - Karesidenan Pati

PATI, Selasa (21/06/2022) suaraindonesia-news.com – Angka stunting di Kabupaten Pati turun menjadi sebesar 5.4 persen pada tahun 2022 ini, dari sebelumnya di angka 37 persen pada 2019.

Hal itu diungkapkan Bupati Pati, Haryanto, saat memberi sambutan pada Pembukaan Gerak Stunting Tingkat Kabupaten / Kota eks Karesidenan Pati, Selasa (21/06/22).

Acara yang berlangsung di Safin Hotel Pati itu, dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Kabid Pemerintahan dan Sosial Budaya Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Sosial dan P3KB Kabupaten Pati, Kemenag dan Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) eks Karesidenan Pati, meliputi Pati, Jepara, Kudus, Blora dan Rembang.

“Angka stunting di Kabupaten Pati pernah berada di angka 37 persen pada tahun 2019. Namun, berkat kerja keras semua lini, akhirnya angka stunting dapat turun menjadi 5.4 persen pada 2022”, ungkap Bupati Haryanto.

Bupati optimis, nantinya penanganan stunting akan lebih maksimal, seiring melandainya kasus Covid-19.

“Harapannya, data yang menjadi sumber penanganan stunting ini dapat terintegrasi serta mendapat dukungan dari semua lini. Baik dari pemerintah pusat, provinsi, daerah, kecamatan hingga desa”, lanjutnya.

Haryanto menyebut, pihaknya juga terus mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat dari berbagai sumber, mengingat sumber daya manusia yang ada saat ini, akan menjadi generasi penerus di masa mendatang.

Pada kesempatan itu, bupati berterima kasih atas kesempatan pertama Gerak Stunting yang pembukaannya diselenggarakan di Kabupaten Pati.

“Semoga akan berdampak pada penurunan angka stunting”, harap Haryanto.

Diskusi dan tanya – jawab seputar penanganan stunting di wilayah eks Karesidenan Pati, menjadi penutup acara tersebut.

Reporter : Usman
Editor : Redaksi
Publisher : Romla

Tinggalkan Balasan