Anggota Polres Probolinggo Kota Digembleng Revolusi Mental

Suasana anggota polres Probolinggo Kota mengikuti pelatihan Revolusi Mental di ruang Rupatama Mapolres, Senin (16/11/15)

Probolinggo, Suara Indonesia-News.Com – Segenap anggota jajaran Polres Probolinggo Kota diruang Rupatama Mapolres mengikuti pelatihan/digembleng Revolusi Mental, Senin (16/11/15).

Terkait dengan pelatihan Revolusi Mental ditubuh anggota Polri tersebut, Kapolres Probolinggo Kota AKBP. Sumaryono mengatakan gerakan Revolusi Mental ditubuh Polri merupakan implementasi dari 9 Program Nawa Cita yang digagas Presiden RI Joko Widodo untuk rakyat Indonesia.

Dari 9 Program Nawa Cita yang digagas Joko Wododo itu Polri menindak lanjuti poin yang ke 8 yaitu Melakukan Revolusi Karakter dengan melakukan gerakan Revolusi Mental ditubuh anggota Polri, ungkap Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, Polri lah yang pertama kali menyampaikan Gerakan Revolusi Mental dalam menindak lanjuti 9 Program Nawa Cita gagasan Joko Widodo, karena merosotnya sendi – ssndi Negara.

Karena Polri yang pertama kali mengambil sikap, kemudian Polri ditunjuk sebagai penggerak dan pelopor revolusi mental, Polisi sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial diruang publik, ujar Kapolres.

“Nilai Revolusi Mental dalam tubuh Polri adalah gotong royong dan saling menghargai,”imbuhnya.

Kapolres dalam penjelasannya mengatakan, strategis revolusi mental ditubuh Polri dengam melakukan peribahan pola pikir, bahwa pendidikan sebagai ujung tombak pembangunan karakter bangsa, dengan modul “Membangun Karakter Polri Berkepribadian Bangsa,” tandas Kapolres.

Dengan dilakukan pelatihan dan penggemblengan Revolusi Mental ini diharap bisa membangun pola pikir anggota Polri yang berkarakter  dan berkepribadian bangsa, serta terwujudnya kondusifitas yang aman dan nyaman, ucap Kapolres AKBP. Sumaryono berharap. (Singgih).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here