Andi Sitorus Meninggal, Bukan karena Virus Corona

oleh -35 views
Kadis Kominfo saat gelar Pres Conference dengan para awak media.

ASAHAN, Kamis (09/04/2020) suaraindonesia-news.com – Terkait meninggalnya Andi Sitorus (28) warga Dusun VII Desa Kapias 8, Kecamatan Tanjungbalai Asahan bukan karena terinveksi Virus Corona (Covid-19).

Hal ini disampaikan Jubir Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar, S. Sos., M. Si., Kamis (9/4/2020) di Kisaran.

Hidayat menjelaskan, berdasarkan laporan petugas Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Kapias Nurlina mengatakan, bahwa Andi Sitorus mempunyai riwayat penyakit sesak napas yang sudah dialami sejak lama.

Andi juga sering keluar-masuk ke Pustu untuk menjalani pengobatan penyakit sesak napas dan batuk sejak umur 3 tahun.

“Memang yang bersangkutan juga mempunyai riwayat perjalanan ke luar wilayah transmisi Covid-19 yang melaporkan yaitu Kota Batam, ” ujar Hidayat menirukan petugas Pustu Desa Kapias.

Menurut Hidayat, bahwa Andi Sitorus mempunyai pekerjaan sebagai nelayan, dan di tengah aktifitasnya sebagai nelayan sampai ke daerah Batam, penyakit yang bersangkutan kumat di tengah laut dan di bawa ke Batam untuk betobat. Namun karena di Batam tidak mendapat Izin untuk mendarat maka Andi Sitorus dibawa kembali ke Kapias Batu 8.

Dan pada tanggal 8 April Andi Sitorus dibawa ke Puskesmas Sei Apung untuk berobat, akan tetapi akibat kondisinya semakin memburuk selanjutnya dibawa ke RSUD Tanjung Balai.

Sesampainya di RSUD Tanjungbalai pasien semakin parah dan akhirnya meninggal dunia bukan karena terinveksi Covid-19. Sebelum dilakukan pemeriksaan sesuai dengan prosedur yang ada, dan berdasarkan koordinasi dengan pihak rumah sakit dan untuk menghindari kemungkinan lain maka dilakukan pemakaman berdasarkan prosedur PDP. Dan Almarhum dimakamkan di Dusun 7 Desa Kapias Batu 8.

Reporter : Deni
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *