Anak Rantau Bogor Sumbang Korban Banjir Bandang di Madina

oleh -9 views
Ketua Forum Hikmah Madina, H.Rahmat Rangkuti saat membuka kotak hasil penggalangan dana.

Anak Rantau Bogor Sumbang Korban Banjir Bandang di Madina

BOGOR, Selasa (30/10/2018) suaraindonesia-news.com — Anak rantau yang berasal dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara yang tinggal di Kota dan Kabupaten Bogor melakukan penggalangan dana yang akan disalurkan kepada korban banjir bandang Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Adapun organisasi yang menggalang dana untuk korban banjir bandang Muara Saladi dari kabupaten Mandailing Natal yang berdomisili di Kota dan Kabupaten Bogor adalah Forum Hikmah Mandina, Majelis Raptama Cempang dan Faras Madina Cibinong.

Ketua Forum Hikmah Madina, H.Rahmat Rangkuti mengatakan, bahwa penggalangan dana tersebut sudah dimulai beberapa hari setelah kejadian banjir bandang di Desa Muara Saladi.

“Bantuan yang diterima oleh beberapa forum anak rantau ini berupa pakaian layak pakai dan ada juga yang berbentuk uang,” terangnya.

Ditambahkan Rahmat Rangkuti, dari berbagai forum ini ada yang menggalang dana dari warung warung sembako dan ada juga penggalangannya melalui tempat tempat pengajian komunitas anak rantau Kabupaten Mandailing Natal.

Selaku anak perantau yang berasal dari Kabupaten Mandailing Natal, dirinya mengucapkan terima kasih kepada beberapa forum yang peduli atas musibah yang melanda Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Iran Gusnan Hasibuan selaku Pembina Forum Hikmah Madina mengatakan, bahwa perwakilan dari beberapa forum anak rantau yang berasal dari Kabupaten Mandailing Natal sudah bertolak, Senin (29/10) kemaren.

Dikatakan Iran, perwakilan yang bertolak ke lokasi musibah banjar bandang tersebut antara lain, Ketua Forum Hikmah Madina H.Rahmat Rangkuiti beserta istri, perwakilan dari Majelis Raptama Cempang adalah Ust Sabuddin Rangkuti, serta perwakilan dari Faras Madina Cibinong adalah Choirur Rasyid.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *