Aliansi LSM Kota Batu Usulkan Berhenti Pengadaan Susu Gratis

oleh -43 views
Gaib Sampurno saat di DPRD Kota Batu

Kota Batu, suara indonesia-news.com – Sikap kami mengusulkan kepada Pemerintah Kota Batu melalui DPRD Kota Batu untuk segera menghentikan pemberian susu gratis dan tambahan gizi kepada siswa siswi SD – SMP se Kota Batu, ” papar Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat ( ALSM ) melalui juru bicaranya Gaib Sampurno, saat silahturahmi di kantor DPRD Kota Batu, kamis,  (28/05/2015).

Pemberian susu dan tambahan gizi tersebut dinilai percuma dan diduga banyak permainan kotor dalam pelaksanaannya. Percuma, menurutnya karena anak anak kita di Kota Batu ini tidaklah anak anak yang kurang dan atau anak anak yang tidak pernah minum susu.

Hampir semua anak anak peserta didik di Kota Batu yang kaya ini sudah pernah minum susu, dan tidaklah menjadi baik jika susu yang diberikan kepada anak SD – SMP di Batu tersebut hampir mendekati kedaluwarsa.

Apalagi, kata Gaib, beberapa waktu lalu dibeberapa tempat ditemukan anak SD  sakit dan muntah yang diduga setelah mengkonsumsi susu gratis di sekolahnya.

Tidak hanya itu, kata Gaib, harga susu dinilai terlalu mahal, pasalnya, susu gratis dengan harga per cup 3200 nyaris sama  bentuk dan volume isinya yang tidak terlalu jauh dengan harga 2500 per cup yang ada di counter penjual susu di Batu.

Selain itu,  tandas Gaib, penunjukkan perusahan tertentu untuk melaksanakan kegiatan pengadaan susu tersebut jauh dari rasa keadilan, pasalnya, banyak UKM atau perusahaan kecil yang mampu melaksanakan kegiatan itu, tapi nyatanya hanya lembaga atau perusahaan tertentu saja, akibatnya adalah tidak kondusifnya situasi sesama pengusaha pembuat susu pasteurisasi  dan akibat penunjukkan lembaga tertentu tersebut diduga cenderung berpotensi korup.

Berbicara gizi, tambah Gaib, segera saja dihapus dari anggaran, logika saja, tidaklah mungkin orang tua murid tidak memberikan gizi kepada anaknya.

Dengan demikian, kami mengusulkan kepada DPRD Kota Batu untuk menghentikan anggaran pengadaan susu gratis dan tambahan gizi untuk anak SD – SMP di Kota Batu ini.

Gaib berharap agar dana tersebut di alihkan untuk kegiatan lain yang mendukung dan menambah pengetahuan peserta didik, contohnya, bagaimana jika setiap SD di Kota Batu ini diberikan komputer, alat peraga, dan sebagainya, pungkasnya kesal.(kurniawan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *