Alami Gizi Buruk, Komisi D DPRD Jember Boyong Misbahul Ulum Ke Rumah Sakit

oleh -15 views
Misbahul Ulum, bocah yang mengalami gizi buruk, dirawat di ruangan aster, RSD dr. Soebandi, Patrang

Reporter : Guntur Rahmatullah

JEMBER, Jumat (26/5/2017) suaraindonesia-news.com – Misbahul Ulum, bocah 13 tahun memprihatinkan kondisinya. Ia mengalami gizi buruk dengan berat badan hanya 15.5 kilogram. Ia ditinggalkan orang tuanya meninggal dunia, dimana ayahnya meninggal saat usianya 3 tahun, lalu ibunya meninggal saat usianya 5 tahun.

Misbahul Ulum, dilahirkan di Pasuruan, setelah kedua orang tuanya meninggal, ia diasuh oleh bibinya di Pasuruan.

Menurut neneknya yang bernama Juhairiyah, ia dipindah asuh kepadanya sejak 2 bulan yang lalu dengan kondisi sangat kurus kekurangan gizi. Juhairiyah tercatat sebagai penduduk di Dusun Dukuh Gugut RT 1 RW 1 Gugut, Rambipuji, Kab. Jember, Juhairiyah adalah nenek dari almarhum ayahnya.

Anggota Komisi D DPRD Kab. Jember, Alfian Andriwijaya menerangkan bahwa dirinya mendengar kabar mengenai anak gizi buruk ini dari laporan masyarakat.

“Senin malam (22/5) itu kami memperoleh laporan dari masyarakat mengenai adik Misbahul Ulum ini dengan kondisi yang memprihatinkan, langsung hari Selasa pagi (23/5) kami crosscheck dan kami pantau kondisinya, akhirnya kami merayu dan membujuk adik ini agar mau dirawat di rumah sakit,” ucap Alfian.

Misbahul Ulum dirawat di Ruangan Aster, RSD. dr. SOEBANDI Patrang. Sementara Juhairiyah sebagai neneknya mengaku bersyukur karena sekarang kondisi cucunya berangsur membaik, dimana yang awalnya sebelum masuk rumah sakit bobotnya 15,5 kilogram, sekarang sudah 20 kilogram.

Alfian berharap kepada masyarakat agar ikut memantau kesehatan Misbahul Ulum ini pasca nanti keluar dari rumah sakit ini.

“Kita sudah koordinasikan dengan Dinas Kesehatan dalam hal ini puskesmas setempat, serta dinas sosial agar setelah perawatan dari rumah sakit dan pulang, anak ini bisa terjamin asupan gizinya,” ucap Alfian.

Alfian menerangkan bahwa semua pembiayaan atas Misbahul Ulum ini akan diambilkan dari anggaran APBD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *