AKP Nadzir Syah Basri ket foto Calon peserta pemohon SIM diberi teplek nomor urut oleh petugas

AKP Nadzir Syah Basri: Pengurusan SIM Sesuai Mekanisme

Sumenep, Suara Indonesia-News.Com – Demi memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dalam pembuatan SIM (Suarat Ijin Mengemudi) Satlantas Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur adakan bimbingan belajar (bimbel) teori dan praktek pengurusan Sim, kegiatan tersebut di adakan dikantor satlantas setempat, Senin (17/8/2015).

Kasat lantas polres sumenep Akp Nadzir Syah Basri,SH melalui kanit rekiden M.Sapari, SH. Mengatakan, kegiata ini di adakan dalam rangka memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat dalam penguran SIM.

Diakui, pihaknya memang sengaja meminimalisir untuk  peserta yang ikut tes agar kosentrasi, karena sejak dulu pihaknya selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang maksimal.

“Kalau ada yang bisa mempercepat atau mempermudah untuk pengurusan Sim, itu tidak benar, semua pengurusan Sim sesuai dengan mikanisme,”tegas Sapari.

Untuk pengantar pihaknya memang tidak memperbolehkan masuk karena yang pertama tempat yang terbatas, selain itu supaya pengantar tidak mengganggu teman-teman yang sedang kosentrasi untuk ikut tes teori.

Dijelaskan, tahap awal di mulai dari kesehatan mereka dengan membawa map yang berisi identitas mereka kemudian setelah masuk area, diperiksa kelengkapan KTP, untik disesuaikan dengan yang ada di map, selanjutnya setelah daftar keloket mereka langsung di kasih teplek peserta untuk pengganti nomor urut antrian ikut tes teori pembuatan Sim.

Sementara biaya untuk pembuatan Sim C baru, hanya 100 ribu termasuk juga Sim A, kecuali peningkatan dan untuk perpanjangan juga sama.

“jadi dalam pengurusanSim  tidak ada biaya lebih, yang penting masyarakat sendiri,”Jelasnya.

Pihaknya berharap, jika ada yang ingin mengurus Sim, supaya datang langsung mengikuti prosedur yang ada.

“Kalau nanti tidak lulus bisa ikut bimbel (bimbingan belajar) teori dan paktek, jadi kita ada bimbel yang biasa di adakan setiap hari sabtu setelah jam pelayanan,”terang Sapari.

Pihaknya juga berharap agar masyarakat datang langsung  supaya bisa melihat langsung tata cara apa yang harus diperlukan atau disiapkan untuk persyaratan peserta uji Sim.

“Supaya masyarakat tau secara langsung mekanisme pengurusan Sim, silahkan datang saja ke kantor kami, biar tidak ada kata-kata atau semacam informasi bahwa cari Sim sulit,” tukasnya. (liq).